logo alinea.id logo alinea.id

Pilot mogok, British Airways batalkan 1.700 penerbangan

Pemogokan itu diinisiasi oleh British Airline Pilots Association (BALPA) akibat perselisihan terkait gaji dengan maskapai.

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 09 Sep 2019 17:46 WIB
Pilot mogok, British Airways batalkan 1.700 penerbangan

British Airways mengatakan pihaknya terpaksa membatalkan hampir seluruh penerbangan, total sekitar 1.700, pada Senin (9/9) dan Selasa (10/9) akibat aksi mogok yang dilakukan oleh serikat pilot Inggris.

Pemogokan itu diinisiasi oleh British Airline Pilots Association (BALPA) akibat perselisihan terkait gaji dengan maskapai. Aksi melibatkan sekitar 4.000 pilot.

Pada Minggu (8/9), BALPA menyatakan bahwa pihaknya telah mengajukan proposal kepada pihak manajemen perusahaan sejak Rabu (4/9), tetapi belum menerima balasan.

"Sudah waktunya untuk kembali ke meja perundingan dan menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perselisihan ini," tutur Sekretaris Jenderal BALPA Brian Strutton.

Dalam sebuah pernyataan pada Senin, British Airways mengatakan siap dan bersedia untuk kembali berunding dengan BALPA.

Maskapai itu mengatakan mereka terpaksa membatalkan begitu banyak penerbangan karena BALPA tidak memberi detail terkait pilot mana yang turut bergabung dalam aksi mogok dan pesawat mana yang akan mereka terbangkan.

Menurut British Airways, penumpang yang memiliki penerbangan pada Senin atau Selasa kemungkinan besar tidak akan dapat melakukan perjalanan sesuai rencana. Maskapai itu juga menyarakankan agar penumpang tidak pergi ke bandara.

Pada Jumat (6/9), British Airways mengatakan sebagian besar pelanggan yang terkena dampak telah menerima pengembalian uang atau dapat memesan ulang, baik dengan tanggal alternatif atau menggunakan maskapai lain.

Sponsored

Anggota serikat pilot itu melakukan pemungutan suara pada Juli, hasilnya 93% setuju untuk melakukan aksi mogok. Pekan lalu BALPA menuturkan bahwa mereka akan bersedia membatalkan aksi mogok jika British Airways sepakat untuk kembali ke meja perundingan.

Menurut situsnya, BALPA mewakili lebih dari 10.000 pilot di Inggris. Serikat itu juga berniat untuk melakukan aksi mogok lanjutan pada 27 September.

British Airways mengatakan pada Juli mereka telah menawarkan untuk meningkatkan upah pilot sebesar 11,5% selama tiga tahun, namun BALPA meminta upah yang lebih tinggi.

Menurut BALPA, karena kinerja keuangan British Airways telah membaik, dengan kenaikan laba 9% pada 2018, maka para staf seharusnya mendapat bagian besar dari keuntungan tersebut.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Agustus, British Airways menyatakan bahwa aksi mogok itu dapat mengganggu rencana perjalanan ribuan penumpang mereka dan menyebutnya sebagai tindakan yang gegabah. (CNN dan BBC)