logo alinea.id logo alinea.id

PM Inggris: Jangan harap ada terobosan Brexit di New York

Harapan akan adanya terobosan muncul pekan lalu setelah Johnson mengatakan pihaknya dan UE sedang mendiskusikan kesepakatan Brexit.

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 23 Sep 2019 18:45 WIB
PM Inggris: Jangan harap ada terobosan Brexit di New York

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Senin (23/9) memperingatkan bahwa tidak akan ada terobosan terkait Brexit dalam pembicaraan dengan para pemimpin Uni Eropa di New York, Amerika Serikat.

Harapan akan adanya terobosan muncul pekan lalu setelah Johnson mengatakan pihaknya dan Uni Eropa sedang mendiskusikan kesepakatan Brexit. Namun, kedua pihak terpecah karena keinginan kuat London untuk menghapus klausul backstop Irlandia dari kesepakatan Brexit milik Theresa May.

Para diplomat Uni Eropa mengatakan hingga kini London belum mengusulkan alternatif yang dapat diterima.

Johnson telah bersumpah akan membawa Inggris keluar dari Uni Eropa dengan atau tanpa kesepakatan (no-deal Brexit). Dia dijadwalkan untuk bertemu dengan sejumlah pemimpin Uni Eropa di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.

Dia akan bertemu dengan Presiden Dewan Eropa Donald Tusk untuk membahas kemajuan demi mencapai kesepakatan Brexit.

"Saya tidak ingin mengangkat terlalu banyak harapan bahwa akan ada terobosan di New York," tutur Johnson kepada wartawan di pesawat menuju New York.

Johnson mengatakan bahwa meski telah terjadi banyak kemajuan sejak dia menjabat pada Juli, masih ada kesenjangan dan kesulitan yang perlu dibahas.

PM Johnson bersikeras ingin menghapus klausul backstop Irlandia.

Sponsored

Agar perbatasan antara Republik Irlandia dan Irlandia Utara tidak terhalang, Uni Eropa mengusulkan backstop di dalam perjanjian penarikan Inggris dari Uni Eropa. Ini akan berlaku jika tidak ada solusi lain yang dapat diterapkan, sehingga Irlandia Utara akan tetap menjalankan beberapa peraturan Pasar Tunggal Uni Eropa dan tetap tergabung dalam Serikat Pabean Uni Eropa agar tidak perlu ada pemeriksaan perbatasan.

Pekan lalu, Inggris menyerahkan dokumen teknis kepada Uni Eropa yang mengemukakan ide-idenya untuk menangani perselisihan terkait backstop, meskipun itu bukan proposal formal yang diminta blok tersebut.

Johnson mengatakan dia ingin mengamankan kesepakatan Brexit pada KTT Uni Eropa pada 17-18 Oktober. Dia menuturkan bahwa sejumlah pemain penting termasuk Jerman, Prancis dan Irlandia juga ingin mencapai kesepakatan dengan Inggris.

Pemerintah Inggris, yang khawatir backstop akan menjebak mereka di dalam orbit Uni Eropa untuk tahun-tahun mendatang, ingin menghapusnya dan menemukan solusi sebelum Desember 2020.

Pekan lalu seorang pejabat Uni Eropa mengatakan bahwa perundingan antara kedua pihak belum mengalami kemajuan.

"Kami bahkan tidak tahu bagaimana mengetahui apa yang Inggris lakukan. Jika mereka benar-benar mencoba membuka negosiasi, akan memakan waktu 6-9 bulan untuk benar-benar mencapai sesuatu," kata pejabat itu.

Sumber : Reuters

Cara buzzer bekerja dan alarm bahaya di baliknya

Cara buzzer bekerja dan alarm bahaya di baliknya

Selasa, 15 Okt 2019 20:42 WIB
Riwayat Stasiun Gambir, dahulu jadi tumpuan

Riwayat Stasiun Gambir, dahulu jadi tumpuan

Senin, 14 Okt 2019 21:28 WIB
Denny Siregar: Saya bekerja tanpa komando

Denny Siregar: Saya bekerja tanpa komando

Sabtu, 12 Okt 2019 07:57 WIB