sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

PM Jepang inginkan Indo-Pasifik damai, bukan membentuk NATO baru

Jepang menentang tindakan apa pun yang meningkatkan ketegangan di Laut China Selatan

Angelin Putri Syah
Angelin Putri Syah Rabu, 21 Okt 2020 11:35 WIB
PM Jepang inginkan Indo-Pasifik damai, bukan membentuk NATO baru
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 534.266
Dirawat 66.752
Meninggal 16.825
Sembuh 445.793

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga menyampaikan keinginannya untuk menciptakan masa depan kawasan Indo-Pasifik yang damai dan makmur antara ASEAN dan Jepang.

"Kami ingin menekankan kembali perlunya solusi damai untuk masalah di Laut China Selatan. Semua negara yang terlibat di Laut China Selatan perlu melakukan upaya bersama untuk perdamaian," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (21/10).

Itulah sebabnya Jepang menentang tindakan apa pun yang meningkatkan ketegangan di Laut China Selatan dan menekankan perlunya penyelesaian sengketa secara damai.

Suga juga menepis kekhawatiran yang disuarakan oleh menteri luar negeri China bahwa diskusi Jepang dengan sekutunya Amerika Serikat, dan negara-negara lain yang berpikiran sama, adalah awal dari versi Indo-Pasifik dari NATO (North Atlantic Treaty Organization).

Dalam hubungan bilateral dengan Indonesia, Suga setuju untuk secepatnya mengatur pembukaan kembali perjalanan bisnis.

“Kami mulai koordinasi lagi untuk membuka jalur lalu lintas agar bisa beraktivitas bisnis lagi,” katanya.

Suga menambahkan, pemerintah akan memperkuat kerja sama bidang pertahanan dan keamanan antara Indonesia dan Jepang. Selain itu, Jepang berencana melakukan transfer teknologi dengan Indonesia.

“Kami sepakat untuk menggelar pertemuan 2+2 dalam waktu dekat dan mempercepat pembahasan pengalihan perlatan teknologi pertahanan serta mendorong pengembangan SDM termasuk penegakan hukum di laut,” tutupnya.

Sponsored
Berita Lainnya