sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

PM Malaysia kunjungi Indonesia pada 4-5 Februari

Menurut data Kemlu RI, Malaysia merupakan mitra dagang kelima terbesar dan mitra investasi terbesar keenam bagi Indonesia.

Valerie Dante
Valerie Dante Rabu, 03 Feb 2021 21:29 WIB
PM Malaysia kunjungi Indonesia pada 4-5 Februari
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin akan melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada 4-5 Februari 2021.

"Ini adalah kunjungan ke luar negeri pertama PM Muhyiddin setelah beliau memegang jabatan sebagai Perdana Menteri Malaysia pada Maret 2020," jelas Kemlu RI dalam keterangan resminya, Rabu (3/2).

Pernyataan tersebut menyatakan, kunjungan resmi PM Muhyiddin akan memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara tetangga.

Lebih lanjut, Kemlu RI menjelaskan bahwa sebelum lawatan, Menteri Luar Negeri RI dan Menlu Malaysia akan melakukan pertemuan bilateral guna mempersiapkan kunjungan tersebut.

Menurut pernyataan itu, Malaysia dan Indonesia akan membahas sejumlah isu bilateral seperti perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) di Negeri Jiran, kerja sama ekonomi dan perdagangan, perbatasan, serta pengaturan travel corridor arrangement (TCA).

Selain itu, kedua pihak diperkirakan akan membahas berbagai isu kawasan dan dunia, termasuk dalam rangka memperkuat kerja sama dalam menangani isu kampanye negatif serta memajukan minyak kelapa sawit dalam pembangunan yang berkelanjutan.

"Malaysia adalah salah satu mitra penting Indonesia, baik dari sisi perdagangan, investasi, pariwisata, maupun sosial budaya," jelas pernyataan tersebut lebih lanjut.

Menurut data Kemlu RI, Malaysia merupakan mitra dagang kelima terbesar dan mitra investasi terbesar keenam bagi Indonesia.

Sponsored

Pada 2019, Malaysia juga tercatat sebagai negara penyumbang wisatawan asing terbesar ke Indonesia, mencapai sebanyak 2,98 juta pelancong.

Berita Lainnya