sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Presiden Brasil salahkan LSM atas kebakaran Hutan Amazon

Bolsonaro menuduh tanpa bukti bahwa LSM membakar Amazon untuk menyerang pemerintahannya.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 22 Agst 2019 11:01 WIB
Presiden Brasil salahkan LSM atas kebakaran Hutan Amazon

Pada Rabu (21/8) pagi, Presiden Brasil Jair Bolsonaro menuduh organisasi non-pemerintah (LSM) membakar hutan hujan Amazon untuk menyerang pemerintahannya. Klaim itu disajikan tanpa bukti dan segera ditentang oleh para ahli lingkungan dan iklim.

"Semuanya menunjukkan bahwa LSM pergi ke Amazon untuk membakar hutan hujan itu," kata Bolsonaro melalui siaran langsung di Facebook.

Bolsonaro sendiri mengaku tidak memiliki bukti untuk mendukung klaimnya. Dia menduga pemotongan dana LSM oleh pemerintahnya menjadi motif pembakaran hutan itu.

Presiden Bolsonaro mengatakan pemerintahannya sedang bekerja untuk mengendalikan kebakaran Amazon. Pusat penelitian luar angkasa Brasil, INPE, mendeteksi terjadi 72.843 kebakaran di Hutan Amazon sejauh ini pada 2019, angka itu merupakan peningkatan sebesar 83% pada periode yang sama pada 2018.

Komentar Bolsonaro membuat para kritikus marah dan mendorong kampanye media sosial untuk menyadarkan masyarakat internasional atas situasi kebakaran Hutan Amazon. Tagar #PrayforAmazonas menjadi topik panas di Twitter pada Rabu, para pengguna Instagram dan Facebook pun turut menyuarakan keprihatinan tentang masa depan Hutan Amazon.

Pakar lingkungan dan iklim menyebut tudingan Bolsonaro terhadap LSM hanya pengalihan untuk menyembunyikan pertanggungjawaban pemerintahnya atas kebakaran hutan hujan tropis terbesar di dunia itu.

"Itu adalah pernyataan yang menyedihkan. Peningkatan deforestasi dan pembakaran adalah hasil dari kebijakan anti-lingkungan pemerintahan Bolsonaro," tutur Koordinator Kebijakan Publik Greenpeace Brasil Marcio Astrini.

Bolsonaro, yang terkenal skeptis terhadap isu lingkungan, berniat membuka Hutan Amazon untuk lebih banyak pertanian dan pertambangan. Dia juga telah memperingatkan negara-negara lain yang khawatir atas upaya deforestasinya untuk tidak mencampuri urusan internal Brasil.

Sponsored

Anggota kongres, Nilto Tatto, mengatakan serangan Bolsonaro terhadap LSM merupakan usaha untuk menutupi kebijakan pemerintahnya yang menghancurkan konservasi lingkungan Brasil.

Ahli iklim dari Sao Paulo University, Carlos Nobre, menyampaikan bahwa para petani yang berusaha membuka lahan untuk peternakan menunggu musim kemarau, ketika hutan menjadi mudah terbakar, dan kemudian membakar pohon di sana.

Menurutnya, meningkatnya jumlah kebakaran di Hutan Amazon pada 2019 terjadi karena deforestasi ilegal.

"LSM yang bekerja di Hutan Amazon tidak menggunakan api dalam bertani. Sebaliknya, mereka mendorong masyarakat pedesaan untuk menghindari penggunaan api untuk penggundulan lahan," kata Nobre.

Mantan Menteri Lingkungan Hidup Brasil Marina Silva mengkritik Bolsonaro di Twitter.

"Hutan Amazon terbakar. Presiden Bolsonaro mengatakan LSM berada di belakang ini, sikapnya yang tidak bertanggung jawab hanya akan memperburuk krisis lingkungan di Brasil," kata dia.

Di kesempatan berbeda pada Rabu, Bolsonaro juga mengkritik Kesepakatan Paris, mengatakan bahwa jika kesepakatan itu begitu hebat, maka Amerika Serikat tidak akan menarik diri. Namun, dia menambahkan bahwa untuk saat ini, Brasil akan tetap berada dalam pakta yang disepakati pada 2016 tersebut.

Pada Juni, Presiden Prancis Emmanuel Marcon memperingatkan bahwa dia tidak akan menandatangani perjanjian perdagangan Uni Eropa-Mercosur jika Bolsonaro mundur dari Kesepakatan Paris. Mercosur sendiri merupakan blok ekonomi dan politik yang terdiri dari Argentina, Brasil, Paraguay, Uruguay dan Venezuela.

Sumber : Reuters

Berita Lainnya