sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Presiden Korsel dan PM Jepang bertemu pertama kali sejak cekcok

Pertemuan Presiden Korea Selatan dan PM Jepang berlangsung selama 11 menit di sela-sela KTT ASEAN di Bangkok, Thailand. 

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Senin, 04 Nov 2019 14:21 WIB
Presiden Korsel dan PM Jepang bertemu pertama kali sejak cekcok

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Senin (4/11) menyarankan dilakukannya pembicaraan tingkat tinggi untuk menyelesaikan pertikaian politik dan perdagangan yang semakin dalam dengan Jepang. Hal tersebut disampaikannya selama pertemuan dengan Perdana Menteri Shinzo Abe hari ini.

Pemimpin kedua negara sekutu utama Amerika Serikat di Asia itu berlangsung selama 11 menit di sela-sela KTT ASEAN di Bangkok, Thailand. 

"Kedua pemimpin menegaskan kembali prinsip bahwa persoalan bilateral harus diselesaikan lewat dialog," ujar Ko Min-jung, juru bicara Presiden Moon, meruju pada pembicaraan tingkat kerja yang tengah berlangsung antara kementerian luar negeri dua negara.

"Presiden Moon menawarkan pembicaraan level lebih tinggi jika perlu, dan PM Abe menyarankan untuk mencari solusi melalui semua jalan yang tersedia."

Pertemuan Moon dan Abe terjadi kala relasi bilateral Seoul dan Tokyo merosot ke level terendah dalam beberapa dasawarsa setelah pengadilan tinggi Korea Selatan tahun lalu memerintahkan sejumlah perusahaan Jepang untuk memberi kompensasi bagi pekerja paksa semasa perang.

Perselisihan merebak hingga ke sektor perdagangan dan keamanan, dan sejak saat itu Moon dan Abe belum pernah bertemu secara bilateral. Keduanya hanya sekali berjabat tangan saat KTT G20 di Jepang pada Juni.

Saat penobatan Kaisar Naruhito bulan lalu, Moon mengirim Perdana Menteri Lee Nak-yon ke Tokyo, menitipkannya sebuah surat personal kepada Abe yang berisi seruan upaya untuk memperbaiki hubungan.

Belum ada kemajuan berarti sejauh ini karena Jepang meyakini bahwa persoalan kerja paksa semasa perang telah diselesaikan oleh Traktat 1965 yang juga menormalisasi hubungan kedua negara.

Sponsored

Sementara itu, Korea Selatan dilaporkan telah meminta AS untuk membantu memperbaiki hubungannya dengan Jepang. Wakil Menteri Luar Negeri Korea Selatan Yoon Soon-gu bertemu dengan Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Asia Timur dan Pasifik David Stilwell di Thailand pada Sabtu (2/11).

Kemlu Korea Selatan menjelaskan, dalam kesempatan tersebut Yoon menguraikan apa yang dilakukan Seoul untuk meningkatkan hubungan dengan Jepang dan meminta dukungan untuk itu.

Ada pun Kemlu AS menyatakan bahwa pihaknya menegaskan kembali pentingnya kerja sama trilateral dengan Jepang. 

AS ingin Korea Selatan membatalkan keputusannya untuk tidak memperbarui pakta berbagi intelijen dengan Jepang. Perjanjian tersebut akan berakhir pada 23 November.

Tidak jelas apakah isu tersebut dibahas dalam pertemuan pada Sabtu. Namun, Stilwell diperkirakan akan mengangkatnya saat melawat ke Korea Selatan pada Selasa (5/11). (Reuters dan NHK)