sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Presiden Prancis: Soal Brexit akan diputuskan akhir pekan ini

Klausul backstop Irlandia disebut sebagai poin utama dari kesepakatan Brexit yang dinegosiasikan Inggris dengan Uni Eropa.

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 07 Okt 2019 14:39 WIB
Presiden Prancis: Soal Brexit akan diputuskan akhir pekan ini

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan kepada Perdana Menteri Boris Johnson bahwa pada akhir pekan ini, Uni Eropa akan memutuskan apakah blok itu menyetujui proposal baru Brexit.

Saat berbicara via telepon dengan Macron pada akhir pekan kemarin, PM Johnson mengatakan bahwa kesepakatan dapat dicapai jika Uni Eropa berkompromi dengan Inggris.

Seorang pejabat pemerintah Prancis mengatakan, Presiden Macron berpesan kepada Johnson bahwa perundingan harus dilanjutkan dengan cepat dalam beberapa hari mendatang, untuk melihat apakah mereka dapat menghasilkan kesepakatan yang menghormati prinsip-prinsip Uni Eropa.

Pada Senin (7/10), penasihat PM Johnson untuk urusan Uni Eropa, David Frost, akan mengadakan diskusi dengan Komisi Eropa. Sementara itu, Menteri Brexit Stephen Barclay akan mengunjungi markas besar blok itu di Brussels, Belgia.

Pengaturan untuk mencegah ketegangan perbatasan di Irlandia, yang diatur dalam klausul backstop Irlandia, menjadi poin utama dari kesepakatan Brexit yang dinegosiasikan Inggris dengan Uni Eropa.

"Inggris membuat tawaran besar, sudah waktunya bagi Komisi Eropa menunjukkan keinginan untuk berkompromi juga. Jika tidak, Inggris akan hengkang tanpa kesepakatan (no-deal Brexit)," tutur seorang pejabat senior di Downing Street 10.

Sebelumnya, Johnson berulang kali berjanji bahwa Inggris akan cerai dari Uni Eropa sesuai dengan tenggat yang diberikan, 31 Oktober.

Namun, sebuah UU yang disahkan bulan lalu mengharuskan PM Johnson untuk meminta penundaan tenggat Brexit jika dirinya dan Uni Eropa gagal menyetujui sebuah kesepakatan pada 19 Oktober.

Sponsored

Pejabat senior Downing Street 10 itu menyebut UU tersebut sebagai tindakan yang merusak negosiasi Brexit antara Uni Eropa dan Inggris.

"Para pemimpin Uni Eropa salah jika mereka berpikir UU itu akan mencegah terjadinya no-deal," kata dia.

Di lain sisi, Johnson yakin proposal Brexit miliknya akan meraih dukungan dari Parlemen Inggris. Pada akhir pekan, dia mengungkapkan telah mendapat solusi untuk mengatasi klausul backstop Irlandia yang bermasalah.

Agar perbatasan antara Republik Irlandia dan Irlandia Utara tidak terhalang, Uni Eropa mengusulkan backstop di dalam perjanjian penarikan Inggris dari Uni Eropa. Ini akan berlaku jika tidak ada solusi lain yang dapat diterapkan, sehingga Irlandia Utara akan tetap menjalankan beberapa peraturan Pasar Tunggal Uni Eropa dan tetap tergabung dalam Serikat Pabean Uni Eropa agar tidak perlu ada pemeriksaan perbatasan.

Barclay mengatakan pembicaraan sedang berlangsung dengan Partai Buruh dan anggota parlemen dari partai oposisi lainnya demi mendapatkan dukungan mereka atas proposal Brexit milik PM Johnson.

Pada Senin, Pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn dijadwalkan untuk bertemu dengan sejumlah pemimpin partai oposisi untuk bersama-sama menelaah proposal baru Brexit.

Sumber : BBC