sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pria asal Libya jadi tersangka teror di Inggris

Aksi penyerangan terjadi di sebuah taman, Sabtu (20/6).

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 22 Jun 2020 16:42 WIB
Pria asal Libya jadi tersangka teror di Inggris
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 78572
Dirawat 37226
Meninggal 3710
Sembuh 37636

Seorang pria berusia 25 tahun yang dicurigai melakukan serangan teror fatal di Reading, Inggris, pada Sabtu (20/6), diidentifikasi pihak berwenang sebagai warga negara Libya.

Pejabat keamanan menyebut, tersangka bernama Khairi Saadallah. Sumber itu mengatakan, kesehatan mental dianggap sebagai faktor pendorong serangan penikaman di Taman Forbury.

Saadallah, yang kini dalam tahanan polisi, sedang diselidiki unit Kontraterorisme Inggris setelah diyakini melakukan serangan dengan pisau yang menewaskan tiga orang dan melukai sejumlah orang lainnya.

Asisten Komisaris Polisi Penanggulangan Terorisme Inggris, Neil Basu, mengatakan, tidak ada tersangka lain yang sedang diselidiki.

"Dari penyelidikan yang kami lakukan sejauh ini, petugas tidak menemukan apa pun yang menunjukkan bahwa ada orang lain yang terlibat dalam serangan tersebut," jelasnya dalam sebuah pernyataan.

Lawrence Wort, saksi mata yang berada di taman pada saat serangan terjadi, menuturkan, mendengar teriakan seorang pria. Pria itu kemudian berlarian di taman dan mulai menusuk beberapa orang di bagian leher dan lengan mereka.

Pada Minggu (21/6), Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengaku, terkejut setelah mendengar kabar mengenai penyerangan itu.

"Saya sangat terkejut dan menyayangkan adanya korban jiwa dari insiden tersebut," katanya.

Sponsored

Johnson menuturkan, telah berbicara dengan Kepala Polisi Thames Valley dan berterima kasih kepada para petugas atas keberaniannya dalam menangani penyerangan, Sabtu.

Otoritas keamanan setempat telah mendesak warga menghindari taman, lokasi penusukan terjadi, untuk sementara waktu. (CNN)

Berita Lainnya