logo alinea.id logo alinea.id

Program English for West Java targetkan peningkatan bahasa Inggris ulama

English for West Java merupakan bagian dari kampanye English for Indonesia Kedutaan Inggris dan British Council yang diluncurkan pada 2018.

Valerie Dante
| Valerie Dante Selasa, 08 Jan 2019 14:14 WIB
 Program English for West Java targetkan peningkatan bahasa Inggris ulama

Lewat program 'English for West Java', pemerintah provinsi Jawa Barat menjalin kerja sama dengan Kedutaan Besar Inggris dan British Council untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris para ulama dan guru di Jawa Barat.

Program ini merupakan bagian dari kampanye 'English for Indonesia' Kedutaan Inggris dan British Council yang resmi diluncurkan pada Oktober 2018. Jabar merupakan provinsi pertama yang bergabung.

"Program ini merupakan bentuk kerja sama dengan Pemprov Jabar, kita sudah merencanakan ini sejak setahun yang lalu," tutur Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik dalam konferensi pers yang diadakan setelah penandatanganan MoU kerja sama di kantor British Council, Jakarta, Selasa (8/1).

Direktur British Council Indonesia Paul Smith menyebut, salah satu elemen penting dalam program ini adalah untuk menyediakan akses pembelajaran bahasa Inggris dalam lembaga keagamaan dimulai dari para ulama.

Menurut Dubes Malik, Indonesia sebagai negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia merupakan salah satu negara yang cukup berhasil mengendalikan risiko ekstremisme agama dan menyebarkan toleransi antar umat beragama. Untuk itu, pemuka agama di Indonesia perlu membagikan pengalaman mereka sebagai pembelajaran bagi masyarakat internasional.

"Untuk membagikan pengalaman, tentu perlu berkomunikasi. Dan faktanya bahasa Inggris adalah bahasa global yang digunakan di ranah internasional. Sekitar 85% organisasi internasional menggunakan bahasa Inggris," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan harapannya agar program ini dapat menunjang partisipasi ulama Indonesia dalam dialog-dialog Islam internasional.

Dengan menguasai bahasa Inggris, para ulama dapat lebih mudah berkomunikasi untuk menyampaikan ide atau gagasan mereka.

Sponsored

"Sudah saatnya suara kita didengar. Meski populasi muslim kita terbesar di dunia, nyatanya kita seperti tidak memiliki suara di dialog internasional. Masyarakat internasional malah lebih memandang ulama-ulama dari Timur Tengah," ungkap pria yang akrab disapa Emil ini.

Ulama-ulama di Jabar akan diikutsertakan dalam kursus pembelajaran bahasa Inggris digital dengan kurikulum dari British Council. Setelah menyelesaikan program ini, Pemprov Jabar berencana untuk mengirim para ulama tersebut untuk berpartisipasi dalam diskusi isu-isu global dengan perspektif Islam.

"Nanti ulama terbaik dapat dikirim ke luar negeri untuk menyebarkan kedamaian Islam indonesia. Kita harus proaktif dan untuk melakukannya butuh alat komunikasi yaitu dengan bahasa Inggris," tutur Emil.

Program 'English for West Java' rencananya akan dimulai pada Maret 2019. Program bebas biaya tersebut merupakan kombinasi antara materi belajar digital melalui situs resmi British Council dan pelatihan tatap muka yang interaktif. Para peserta yang tergabung dalam program ini terdiri dari perwakilan tiap kota dan kabupaten di Jabar.