sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Putin diam-diam sudah divaksin Covid-19

Kremlin tidak menyediakan rekaman video atau foto proses vaksinasi Putin.

Valerie Dante
Valerie Dante Rabu, 24 Mar 2021 19:39 WIB
Putin diam-diam sudah divaksin Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Presiden Rusia Vladimir Putin diam-diam menerima vaksinasi Covid-19 pada Selasa (23/3) tanpa publikasi. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengonfirmasi kabar tersebut. "Putin telah divaksinasi Covid-19. Dia merasa baik," ungkap dia.

Kremlin tidak menyediakan rekaman video atau foto dari proses vaksinasi Putin. Sebelumnya, mereka sempat mengatakan bahwa vaksinasi presiden bukan acara publik.

Peskov menyebut bahwa alasan vaksinasi tidak direkam dan dipublikasikan adalah karena Putin tidak ingin divaksinasi di depan kamera. Peskov menjelaskan bahwa Putin sudah melakukan banyak hal untuk mempromosikan vaksinasi.

"Presiden mencurahkan sebagian besar waktu kerjanya untuk acara, pembicaraan, pertemuan terkait dengan vaksinasi, produksi vaksin, dan lain sebagainya," tutur dia. "Mengenai vaksinasi di hadapan kamera, dia tidak pernah menyukainya," imbuhnya.

Juru bicara Kremlin juga mengatakan, jenis vaksin yang digunakan tidak akan diungkapkan. Peskov hanya mengatakan bahwa vaksin yang digunakan merupakan salah satu dari tiga vaksin Rusia yang telah disetujui yakni Sputnik V, EpiVacCorona, atau CoviVac.

"Kami sengaja tidak mengatakan jenis vaksin apa yang akan dipakai presiden, sambil mencatat bahwa ketiga vaksin Rusia benar-benar dapat diandalkan dan efektif," ujar Peskov.

Jajak pendapat baru-baru ini oleh organisasi nonpemerintah, Levada Center, menunjukkan hanya sekitar 30% dari populasi Rusia yang mendukung vaksinasi. Ada pula keraguan luas di negara itu tentang kemanjuran tiga vaksin buatan sendiri, salah satunya Sputnik V, yang proses pengembangannya terhitung sangat cepat.

Pada Agustus 2020, Sputnik V menjadi vaksin Covid-19 pertama yang disetujui di mana pun di dunia. Jurnal medis The Lancet pada Februari menyatakan bahwa Sputnik V ditemukan 91,6% efektif melawan gejala Covid-19 dan 100% efektif melawan gejala parah dan sedang.

Sponsored

Namun, jumlah orang Rusia yang sejauh ini diinokulasi tetap sangat rendah. Menurut data pemerintah setempat, kurang dari tujuh juta yang telah mendapatkan setidaknya satu suntikan dari populasi yang mendekati 146 juta.

Setidaknya sembilan negara Amerika Latin sejauh ini telah menyetujui penggunaan vaksin Sputnik V yakni Argentina, Bolivia, Guatemala, Guyana, Honduras, Meksiko, Nikaragua, Paraguay dan Venezuela. Sementara itu, distribusi vaksin juga telah dimulai di Argentina, Bolivia, Meksiko, Nikaragua, Paraguay dan Venezuela.

Secara global, vaksin tersebut telah disetujui di setidaknya 56 negara, termasuk negara-negara Uni Eropa seperti Hungaria dan Slovakia.

Sumber : CNN

Setelah mereka meniup peluit...

Setelah mereka meniup peluit...

Kamis, 22 Apr 2021 16:48 WIB
Memutus belenggu generasi sandwich

Memutus belenggu generasi sandwich

Kamis, 22 Apr 2021 14:25 WIB
Burma dan saga biksu-biksu revolusi

Burma dan saga biksu-biksu revolusi

Rabu, 21 Apr 2021 17:33 WIB
Berita Lainnya