sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

RI-Kolombia tandatangani perjanjian bilateral secara virtual

Pertemuan tersebut diikuti dengan penandatanganan dua perjanjian yang dilakukan secara virtual oleh kedua negara.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 06 Agst 2020 10:07 WIB
RI-Kolombia tandatangani perjanjian bilateral secara virtual
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 410.088
Dirawat 58.418
Meninggal 13.869
Sembuh 337.801

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan pertemuan bilateral secara virtual dengan Menlu Kolombia Claudia Blum de Barberi pada Rabu (5/8). Pertemuan tersebut diikuti dengan penandatanganan dua perjanjian yang dilakukan secara virtual oleh kedua negara.

"Kami membicarakan beberapa isu untuk semakin meningkatkan kerja sama bilateral, termasuk penandatanganan Persetujuan Pembebasan Visa bagi Pemegang Paspor Biasa dan Memorandum Saling Pengertian (MSP) tentang Konsultasi Politik antara kementerian luar negeri kedua negara," tutur Menlu Retno seperti dikutip dari keterangan tertulis Kemlu RI, Kamis (6/8).

Lebih lanjut, Menlu Barberi menyampaikan terima kasih atas kerja sama Indonesia dalam pemulangan warganya dari beberapa negara di Asia. Pada Mei, 366 warga Kolombia berhasil dipulangkan dalam penerbangan kemanusiaan menggunakan Garuda Indonesia. 

Selain itu, Menlu Barberi juga mendorong kerja sama bidang kesehatan dalam penanganan pandemik Covid-19.

Pertemuan virtual diselenggarakan dalam konteks peringatan 40 tahun hubungan diplomatik kedua negara yang jatuh pada 15 September 2020.

Retno menyatakan, Kolombia adalah negara sahabat yang penting bagi Indonesia, sebagai mitra perdagangan terbesar keenam serta mitra investasi kedua terbesar di Amerika Selatan pada 2019.

Kedua menlu juga sepakat meningkatkan perdagangan dan investasi, termasuk dalam rangka pemulihan ekonomi pascapandemik.

Baik Menlu Retno dan Menlu Barberi menghargai kemajuan proses Studi Kelayakan Bersama dalam rangka perjanjian dagang sejak November 2019. Total angka perdagangan kedua negara masih dinilai sangat kecil, yakni US$152,8 juta pada 2019 dengan surplus US$127,2 juta bagi Indonesia.

Sponsored

Persetujuan Pembebasan Visa yang ditandatangani kedua pihak diharapkan akan meningkatkan jumlah wisatawan, setelah berakhirnya masa pandemik. Sebanyak 6.304 warga Kolombia mengunjungi Indonesia pada 2019, meningkat 15,7% sejak 2008.

Sementara itu, penandatanganan MSP Konsultasi Politik merupakan mekanisme baru yang dinilai akan memperkuat hubungan kedua negara, melengkapi Sidang Komisi Bersama yang telah pertama kali dilaksanakan di Bogota, Kolombia, pada 2013. Kedua menlu sepakat pelaksanaan Konsultasi Politik dan Komisi Bersama dapat dilakukan pada 2020.

Indonesia dan Kolombia sepakat mendorong kerja sama melalui mekanisme regional, seperti ASEAN dan Aliansi Pasifik. Menlu Retno meminta dukungan Kolombia untuk menjadi associate member di Aliansi Pasifik dan menjalin hubungan kerja sama yang lebih dekat dengan ASEAN.

RI-Kolombia juga sepakat untuk saling mendukung dalam kerja sama global, termasuk memperjuangkan perdamaian dunia. Selain itu, Kolombia pun menyatakan dukungan bagi Indonesia dalam melaksanakan tugasnya sebagai Presiden Dewan Keamanan PBB pada Agustus.

Kedua negara menggarisbawahi pentingnya minyak kelapa sawit dalam pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kolombia akan menyelenggarakan International Workshop on Crops for Peace kedua, setelah edisi pertama sukses diselenggarakan di Indonesia pada November 2019, dan Oil Palm Workshop for Peace pada 2018.
 

Berita Lainnya