sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

RI-Singapura sepakati pengaturan koridor perjalanan

TCA RI-Singapura berlaku pada 26 Oktober mendatang.

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 12 Okt 2020 14:16 WIB
RI-Singapura sepakati pengaturan koridor perjalanan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 406.945
Dirawat 58.868
Meninggal 13.782
Sembuh 334.295

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyatakan, Indonesia dan Singapura pada Senin (12/10) telah menyepakati pengaturan koridor perjalanan atau Travel Corridor Arrangement (TCA).

"Pada pagi hari ini, saya ingin menyampaikan bahwa negosiasi Indonesia-Singapura untuk TCA telah selesai. Dari pihak Singapura, TCA ini disebut Reciprocal Green Lane (RGL)," jelas Menlu Retno dalam pengarahan media secara virtual.

Dia menjelaskan, TCA akan berlaku 14 hari setelah pengumuman pada Senin. "Berarti, TCA antara kedua negara akan mulai berlaku pada 26 Oktober," tegas Retno.

Menlu menambahkan, ini berarti kedua negara akan mulai menerima aplikasi pada 26 Oktober 2020. Perjalanan akan dapat dilakukan segera dalam waktu beberapa hari sesuai proses aplikasi e-visa imigrasi untuk Indonesia dan safe travel pass untuk Singapura.

"Sebagaimana TCA yang telah kita lakukan dengan negara lain, maka TCA kali ini berlaku untuk perjalanan bisnis esensial, perjalanan diplomatik, dan kedinasan yang mendesak," lanjutnya.

Dengan demikian, tuturnya, TCA tidak berlaku untuk perjalanan biasa atau wisata.

Menlu Retno menyatakan, pengaturan TCA dengan Singapura akan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Lebih lanjut, Menlu Retno memaparkan sejumlah elemen dari TCA Indonesia-Singapura. Pertama, aplikan adalah warga negara kedua negara dan permanent resident Singapura yang perlu melakukan perjalanan dinas, diplomatik, maupun kepentingan bisnis mendesak.

Sponsored

Aplikan dari Indonesia harus memiliki sponsor government agency dan enterprises di Singapura dan mengajukan Safe Travel Pass.

"Sedangkan untuk aplikan dari Singapura harus memiliki sponsor government/business entity di Indonesia dan mengajukan visa secara online kepada Ditjen Imigrasi Indonesia," jelasnya.

Pintu keluar masuk sementara ada di dua titik, yakni Tanah Merah Ferry Terminal, Singapura, dan Batam Center Ferry Terminal.

Sementara itu, pintu masuk kedua adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Internasional Changi.

Berita Lainnya