sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ribuan penduduk desa di Myanmar siap mengungsi ke Thailand

Pemberontak Karen dan tentara Myanmar telah bentrok di dekat perbatasan Thailand dalam beberapa pekan sejak kudeta militer pada 1 Februari.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 30 Apr 2021 12:12 WIB
Ribuan penduduk desa di Myanmar siap mengungsi ke Thailand

Ribuan penduduk desa etnis Karen di Myanmar siap untuk menyeberang ke Thailand jika, seperti yang diperkirakan, pertempuran meningkat antara tentara Myanmar dan milisi etnis Karen.

Pemberontak Karen dan tentara Myanmar telah bentrok di dekat perbatasan Thailand dalam beberapa pekan sejak kudeta militer pada 1 Februari.

Para jenderal Myanmar menggulingkan pemerintah terpilih yang dipimpin oleh pemimpin sipil, Aung San Suu Kyi, menggusur penduduk desa di kedua sisi perbatasan.

"Orang-orang mengatakan militer akan datang dan menembak kami, jadi kami lari ke sini," kata seorang penduduk Desa Karen, Chu Wah, kepada Reuters. 

Penduduk Desa Karen itu mengatakan dia menyeberang ke Thailand bersama keluarganya pada pekan ini dari kamp pengungsian Ee Thu Hta di Myanmar.

"Saya harus melarikan diri ke seberang sungai," kata Chu Wah, mengacu pada Sungai Salween yang menjadi perbatasan di daerah itu.

Karen Peace Support Network (KPSN) mengatakan, ribuan penduduk desa berlindung di sisi Myanmar dari Salween dan mereka akan melarikan diri ke Thailand jika pertempuran semakin meningkat.

"Dalam beberapa hari mendatang, lebih dari 8.000 warga etnis Karen di sepanjang Sungai Salween harus mengungsi ke Thailand. Kami berharap tentara Thailand akan membantu mereka melarikan diri dari perang," kata KPSN dalam sebuah unggahan di Facebook.

Sponsored

Pemberontak etnis Karen pada awal pekan ini menyerbu unit militer Myanmar di tepi barat Salween dalam serangan yang dilakukan saat fajar. Para etnis Karen mengatakan, 13 tentara dan tiga pejuang mereka tewas.

Militer Myanmar kemudian membalas dengan serangan udara di beberapa daerah dekat perbatasan Thailand.

Pihak berwenang Thailand menyatakan bahwa hampir 200 penduduk desa etnis Karen telah menyeberang ke Thailand pekan ini. 

Thailand telah memperkuat pasukannya dan membatasi akses ke perbatasan.

Ratusan penduduk desa Thailand juga telah mengungsi, pindah dari rumah mereka di dekat perbatasan, ke wilayah Thailand yang lebih dalam demi keamanan.

Ketegangan dan pertempuran antara militer Myanmar dan milisi etnis Karen terus terjadi selama beberapa hari belakangan, terutama kian sering setelah kudeta pada 1 Februari.

Sumber : Voice of America

Berita Lainnya