logo alinea.id logo alinea.id

Rusia setujui pinjaman Rp603 miliar untuk Kuba

Pinjaman dari Rusia sebesar Rp603 miliar ini ditujukan untuk sektor pertahanan Kuba.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Kamis, 07 Feb 2019 09:25 WIB
Rusia setujui pinjaman Rp603 miliar untuk Kuba

Rusia menyetujui pinjaman sebesar 38 juta euro atau setara Rp603 miliar untuk sektor pertahanan Kuba. Hal tersebut diungkap seorang pejabat senior pertahanan Rusia yang dikutip pada Rabu (6/2).

Kesepakatan itu pertama kali diumumkan pada November usai pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel di Moskow.

"Kini kesepakatan itu telah disetujui oleh Rusia," sebut Kepala Layanan Federal Rusia Urusan Kerjasama Teknik Militer Dmitry Shugayev dalam wawancara yang dipublikasi dalam surat kabar Rusia, Kommersant.

Kommersant sebelumnya melaporkan bahwa Moskow berencana memberikan pinjaman kepada Kuba untuk membeli perangkat keras buatan Rusia seperti tank, kendaraan lapis baja, dan mungkin saja helikopter.

Kuba yang dikuasai komunis merupakan sekutu dekat Venezuela, tempat Presiden Nicolas Maduro yang didukung Rusia menghadapi tekanan dari oposisi dan Barat untuk mundur dari jabatannya.

"Sejumlah kontraktor militer swasta Rusia yang melakukan misi rahasia untuk negara tersebut terbang ke Venezuela pada Januari," ungkap laporan Reuters, mengutip dua orang yang dekat dengan kontraktor tersebut.

Salah satu sumber mengatakan mereka bertolak ke Venezuela melalui Kuba.

Dalam wawancara dengan harian tersebut, Shugayev mengatakan Rusia merasa prihatin soal krisis di Venezuela dan tidak mempertimbangkan untuk meningkatkan kerja sama di sektor pertahanan dengan Caracas.

Sponsored

Menurut Shugayyev, kerja sama dengan Venezuela hanya sebatas pemeliharaan senjata-senjata yang sebelumnya dipasok dan membantu membangun fasilitas militer. (Ant)