sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sedikitnya 33 orang tewas dalam kebakaran hutan di AS

Puluhan orang dilaporkan hilang di zona kebakaran hutan di AS.

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 14 Sep 2020 14:36 WIB
Sedikitnya 33 orang tewas dalam kebakaran hutan di AS
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 291182
Dirawat 61839
Meninggal 10856
Sembuh 218487

Sedikitnya 33 orang tewas dalam kebakaran hutan yang menyebar di seluruh wilayah West Coast di Amerika Serikat.

Di California, kebakaran yang menghanguskan setidaknya 3,2 juta hektare tanah itu telah mengakibatkan kematian setidaknya  22 orang pada Sabtu (12/9).

Sementara itu, di Oregon, kebakaran hutan telah menewaskan 10 orang dan mengakibatkan munculnya perintah atau peringatan evakuasi untuk 500.000 orang, lebih dari 10% populasi negara bagian itu.

Di Washington, satu-satunya kematian yang dilaporkan sejauh ini adalah seorang anak berusia satu tahun yang meninggal dalam kebakaran Cold Springs di Okanogan County. Sementara orang tua anak tersebut lolos dari api dengan luka bakar tingkat tiga.

Puluhan orang lainnya yang dilaporkan hilang di zona kebakaran hutan masih belum ditemukan. Akibatnya, gubernur dari ketiga negara bagian menyatakan bahwa pemerintah perlu bersiap untuk mengumumkan "insiden kematian massal".

Enam belas orang masih hilang di Butte County, California, daerah yang sebelumnya dilanda kebakaran besar yang diberi nama Camp Fire pada 2018. Camp Fire adalah salah satu kebakaran hutan paling mematikan dalam sejarah, dengan fatalitas mencapai 85 jiwa.

Gubernur California Gavin Newsom mengatakan, kebakaran hutan yang belum pernah terjadi sebelumnya disebabkan oleh perubahan iklim.

"Sudah tidak ada lagi perdebatan soal ini," kata Newsom kepada wartawan.

Sponsored

"Ini adalah keadaan darurat iklim. Ini nyata dan sedang terjadi," imbuhnya.

Sejumlah politikus lainnya, termasuk Wali Kota Los Angeles Eric Garcetti, juga menolak klaim Donald Trump bahwa kebakaran disebabkan oleh pengelolaan hutan yang buruk dan bukan perubahan iklim.

"Sudah sangat jelas. Ini adalah perubahan iklim dan pemerintahan (Trump) memutuskan untuk mengabaikannya," ujar dia.

Para pakar mengatakan, kerugian akibat kebakaran hutan West Coast kemungkinan akan terus bertambah.

Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CTFC), sebuah badan pemerintah, mengatakan dalam sebuah laporan bahwa kebakaran hutan yang meningkat dapat memicu krisis keuangan.

Nilai rumah, pariwisata, dan produktivitas pekerja bisa anjlok akibat kebakaran hutan. Kualitas udara di kota-kota di wilayah West Coast saat ini termasuk yang terburuk di dunia karena asap kebakaran hutan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) memperingatkan bahwa asap dapat mengiritasi paru-paru dan memengaruhi sistem kekebalan, membuat orang lebih rentan tertular Covid-19. (Business Insider)

Berita Lainnya

, : WIB

, : WIB

, : WIB