sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Selandia Baru dan Australia cabut peringatan tsunami pascagempa M 7,7

Pusat Seismologi Mediterania Eropa (EMSC) melaporkan, pusat gempa berada di 417 km di timur Tadine, Kaledonia Baru, pada kedalaman 10 km.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 11 Feb 2021 12:29 WIB
Selandia Baru dan Australia cabut peringatan tsunami pascagempa M 7,7

Peringatan tsunami untuk Selandia Baru dan Pulau Lord Howe di Australia, yang dipicu gempa bumi bawah laut berkekuatan M 7,7 dekat Kaledonia Baru, telah dicabut.

Gempa bumi tersebut menyebabkan gelombang tsunami kecil menghantam Pulau Norfolk dan sempat memicu peringatan tsunami di Pulau Lord Howe, 700 km lepas pantai New South Wales.

Selain itu, gempa bumi terjadi di lepas pantai Kaledonia Baru, mengirimkan riak ke seluruh laut Tasman. Peringatan segera dikeluarkan Joint Australian Tsunami Warning Centre for Lord Howe Island, mendesak penduduk untuk menjauhi pantai.

"Untuk lingkungan laut Pulau Lord Howe ada kemungkinan ombak berbahaya, gelombang dan arus laut yang kuat, serta luapan air lokal ke tepi pantai dimulai setelah pukul 02.45 (waktu setempat) pada Kamis (11/2) dan berlangsung selama beberapa jam," tutur peringatan tersebut.

Tidak ada evakuasi yang dilakukan dan tepat setelah pukul 07.00, peringatan dicabut meski biro mengatakan kondisi tidak biasa dapat berlanjut untuk beberapa waktu.

Sekitar pukul 02.00, Biro Meteorologi mengonfirmasi Pulau Norfolk dilanda tsunami dengan gelombang tidak biasa dan kasar menghantam pantai selama beberapa jam. Diperkirakan tak menimbulkan kerusakan signfikan. Daratan Australia pun tidak terancam.

Ancaman tsunami juga telah berlalu untuk Selandia Baru, yang telah memperingatkan orang-orang untuk menjauh dari pantai, pelabuhan, sungai, dan muara di daerah-daerah dari Ahipara ke Bay of Islands, Great Barrier Island, dan dari Matata ke Teluk Tolaga.

"Kami memperkirakan daerah pesisir Selandia Baru mengalami arus yang kuat dan tidak biasa serta gelombang yang tidak terduga di pantai," kata e New Zealand National Emergency Management Agency dalam sebuah pernyataan.

Sponsored

Mereka menyebut, arus dan gelombang yang kuat dapat melukai dan menenggelamkan orang.

"Ada bahaya bagi perenang, peselancar, orang yang memancing, perahu kecil, dan siapa pun yang berada di dalam atau di dekat perairan dekat pantai," jelas mereka.

Otoritas Selandia Baru juga mendesak penduduk di sepanjang pantai utara untuk menghindari pantai dan area pantai.

Pusat Seismologi Mediterania Eropa (EMSC) mengatakan, pusat gempa berada di 417 km di timur Tadine, Kaledonia Baru, pada kedalaman 10 km.

Gempa, yang kekuatannya meningkat dari skala sebelumnya M 7,2, terjadi setelah setidaknya tiga gempa lain di wilayah tersebut, dengan kekuatan berkisar dari M 5,7 hingga M 6,1 dalam rentang waktu lebih dari satu jam.

Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat (AS) menuturkan, pengawasan tsunami berlaku untuk Samoa dan menyebutkan potensi tsunami di wilayah lain, termasuk Vanuatu, Fiji, dan Selandia Baru.

Gelombang mencapai hingga 1 m di atas permukaan air pasang normal mungkin terjadi di beberapa wilayah pantai Vanuatu, Fiji, dan Selandia Baru. (The Guardian)

Berita Lainnya