sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Seorang warga tampar pipi Presiden Prancis

Pria itu dilaporkan meneriakkan "Hapuskan Macron-isme" saat dia menampar presiden.

Valerie Dante
Valerie Dante Rabu, 09 Jun 2021 18:30 WIB
Seorang warga tampar pipi Presiden Prancis

Dalam kunjungan kerja ke wilayah tenggara Prancis, seorang warga menampar Presiden Emmanuel Macron.

Video yang ramai beredar di media sosial menunjukkan Macron sedang berjalan ke arah pembatas yang menampung sejumlah warga. Macron sedang dalam perjalanan ke Tain-l'Hermitage di luar Kota Valence.

Seorang pria berkaus hijau menampar wajah Macron, setelahnya seorang petugas dengan cepat mengatasi situasi. 

Sementara itu, Presiden Macron segera ditarik menjauh dari kerumunan.

Menurut media Prancis, dua pria telah ditangkap setelah insiden itu. Presiden Macron kemudian menyebutnya sebagai "peristiwa yang terisolasi".

"Kita tidak boleh membiarkan orang-orang dengan kekerasan mengambil alih debat publik, mereka tidak pantas mendapatkannya," katanya kepada surat kabar Prancis, Le Dauphiné.

Pria itu dilaporkan meneriakkan "Hapuskan Macron-isme" saat dia menampar presiden.

Dalam video tersebut, Macron kemudian kembali berjalan ke arah pembatas setelah insiden tersebut dan sekali lagi berinteraksi dengan orang banyak.

Sponsored

"Saya melanjutkan kerja dan saya tidak akan berhenti," katanya kemudian kepada Le Dauphiné.

Hingga kini belum diketahui identitas dan motif pria yang menampar Macron tersebut. Petugas dikerahkan di jalan-jalan Valence tak lama setelah kejadian itu.

Politikus Prancis dengan cepat mengecam insiden itu.

Perdana Menteri Jean Castex mengatakan kepada Majelis Nasional tak lama setelah itu bahwa meskipun demokrasi mendorong debat dan ketidaksepakatan yang sah, hal itu tidak boleh berarti kekerasan, agresi verbal dan bahkan serangan fisik terhadap pihak yang memiliki pandangan berbeda.

Selain itu, pemimpin sayap kanan, Marine Le Pen, menyatakan kecamannnya dengan mengatakan bahwa demokrasi tidak pernah bisa menoleransi kekerasan fisik.

Presiden Macron saat ini sedang melakukan tur keliling Prancis dan baru saja mengunjungi sebuah sekolah di Tain-l'Hermitage.

Sumber : BBC

Berita Lainnya