sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Serangan udara Israel tewaskan 20 warga Palestina

Ketegangan di perbatasan Jalur Gaza-Israel terus meningkat menyusul konfrontasi kekerasan di Masjid Al Aqsa.

Valerie Dante
Valerie Dante Selasa, 11 Mei 2021 10:08 WIB
Serangan udara Israel tewaskan 20 warga Palestina

Pejabat kesehatan Palestina di Jalur Gaza menyebut 20 orang, termasuk sembilan anak-anak, tewas dalam pertempuran dengan Israel. Sementara militer Israel mengklaim serangan udara udara, Senin (10/5), menewaskan seorang komandan senior Hamas.

Serangan tersebut merupakan tanggapan atas roket yang ditembakkan oleh Hamas di tengah meningkatnya kekerasan antara Israel-Palestina, yang dipicu oleh kerusuhan di kompleks Masjid Al Aqsa.

Pejabat kesehatan Palestina itu mengatakan, Israel telah menargetkan seorang anggota Hamas. Sementara itu, sumber Hamas di Jalur Gaza menyatakan, salah satu komandan mereka telah terbunuh.

Ketegangan di perbatasan Jalur Gaza dengan Israel terus meningkat menyusul konfrontasi kekerasan baru-baru ini di Masjid Al Aqsa dan di lingkungan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.

Seorang juru bicara Brigade Al Qassam, sayap militer Hamas di Gaza, mengatakan bahwa roket-roket ditembakkan ke arah musuh di Yerusalem yang diduduki, sebagai tanggapan atas kejahatan dan agresi di kota suci, serta penindasan terhadap penduduknya di Sheikh Jarrah dan Masjid Al Aqsa.

Dia menambahkan, mereka menargetkan kendaraan Israel dengan rudal antitank di perbatasan dengan Jalur Gaza. Perkembangan di Jalur Gaza terjadi setelah Brigade Al Qassam mengeluarkan peringatan kepada Israel untuk mengevakuasi Masjid Al Aqsa dan lingkungan Sheikh Jarrah, serta membebaskan para tahanan di Yerusalem, dengan tenggat pukul 18.00 waktu setempat.

Sejumlah roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza ke kota-kota Israel pada Minggu (9/5) malam dan Senin pagi dicegat oleh sistem pertahanan udara Iron Dome milik Israel dan tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Tentara Israel menanggapi serangan tersebut dengan mengebom situs milik faksi Palestina di Gaza. Demonstrasi pada malam hari juga dilanjutkan di sepanjang perbatasan untuk mendukung sejumlah keluarga Palestina yang diancam akan digusur dari rumah mereka di Yerusalem Timur.

Sponsored

Mohammed Deif, panglima tertinggi Brigade Al-Qassam, sebelumnya mengatakan bahwa mereka tidak akan berdiam diri dan Israel akan merasakan akibatnya jika terus melakukan serangan terhadap Palestina.

Deif telah berada dalam daftar buronan Israel selama lebih dari dua dekade dan telah dituduh berada di balik banyak operasi militer terhadap negara tersebut. Dia selamat dari beberapa upaya pembunuhan, yang terbaru dalam konflik di Jalur Gaza pada 2014.

Yerusalem baru-baru ini menjadi saksi dari bentrokan kekerasan antara polisi Israel dan pengunjuk rasa Palestina atas rencana penggusuran untuk memberikan rumah Palestina di pinggiran kota kepada para pemukim Yahudi.

Sumber : Arab News

Berita Lainnya