sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Shehbaz Sharif terpilih jadi PM baru Pakistan

Sharif menggantikan Imran Khan yang digulingkan dalam mosi tidak percaya.

Nadia Lutfiana Mawarni
Nadia Lutfiana Mawarni Selasa, 12 Apr 2022 09:53 WIB
Shehbaz Sharif terpilih jadi PM baru Pakistan

Parlemen Pakistan memilih Shehbaz Sharif (70) sebagai Perdana Menteri (PM) baru, menggantikan Imran Khan yang digulingkan dalam mosi tidak percaya. Pengukuhan Shehbaz Sharif dilakukan Senin (11/4) waktu setempat.

Mengutip BBC pada Selasa (12/4), pemimpin oposisi yang berhasil menggulingkan Khan memenangi dukungan mayoritas di parlemen. Shehbaz Sharif akan membentuk pemerintahan baru, yang berlaku sampai pemilihan umum pada Agustus 2023.

Sharif terpilih di parlemen tanpa lawan dan menjadi PM ke-23 Pakistan.

Kandidat saingannya, Shah Mahmood Qureshi, telah mengumumkan Partai Pakistan Tehreek-e-Insaf, yang dipimpin Khan, memboikot pemungutan suara parlemen dan melakukan pemogokan. Mantan PM dan sebagian besar anggota parlemen partainya mengundurkan diri menjelang pemungutan suara.

Shehbaz Sharif menjabat sebagai Menteri Utama Punjab, provinsi terpadat di Pakistan, sebelum Imran Khan berkuasa pada 2018. Sharif, yang memimpin Liga Muslim Pakistan Nawaz (PMLN), memiliki reputasi mumpuni. Dia dikenal pekerja keras dan berhasil memperbaiki infrastruktur wilayah secara signifikan.

Setelah kepemimpinannya berakhir dan digantikan Usman Buzdar, disambut kecewa oleh rakyat. Buzdar berpihak kepada Khan dan juga militer di ranah politik.

Shehbaz Sharif berada di bawah bayang-bayang kakak laki-lakinya, Nawaz Sharif, yang menjabat sebagai PM selama tiga periode. Seperti saudaranya, Shehbaz juga menghadapi tuduhan korupsi dan sempat dipenjara selama masa jabatan Khan.

Namun, Shehbaz  menilai, dia hanyalah korban dari permainan politik, sedangkan tuduhan itu belum terbukti benar. Putra Shehbaz Sharif, Hamza, berharap, bisa mengikuti jejak ayahnya dan menjadi Menteri Utama Punjab berikutnya.

Sponsored

Sebelumnya, PM Imran Khan digulingkan lewat mosi tidak percaya, yang membuat Pakistan berada di posisi ketidapastian politik. Para pendukung Khan turun ke jalan dan melakukan protes atas penggulingan tersebut. Sementara itu, partai oposisi bersiap mencari penggantinya.

Puluhan ribu pendukung Khan melakukan reli di seluruh Pakistan dengan mengangkat bendera partai dan berjanji mendukung idolanya sebagai PM. Pengunjuk rasa didominasi kalangan muda, yang menjadi basis pendukung Khan. Di kota pelabuhan, Karachi, lebih dari 20.000 orang meneriakkan slogan-slogan yang menjanjikan kembalinya Khan ke kekuasaan.

Berita Lainnya
×
tekid