sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Staf Kedubes Jerman yang datangi FPI dilarang masuk RI

Langkah pelarangan tersebut dapat ditafsirkan sebagai persona nongrata.

Valerie Dante
Valerie Dante Selasa, 29 Des 2020 19:00 WIB
Staf Kedubes Jerman yang datangi FPI dilarang masuk RI
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, menyatakan, pihak Kedutaan Besar Jerman di Jakarta telah menindaklanjuti berita tentang stafnya mengunjungi sekretariat Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat, pada 17 Desember 2020.

"Menindaklanjuti pembicaraan dengan Kepala Perwakilan Kedubes Jerman, dapat saya sampaikan, bahwa staf tersebut telah meninggalkan Indonesia pada 21 Desember 2020," jelasnya dalam pengarahan media, Selasa (29/12).

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) juga telah melakukan komunikasi kembali dengan pemerintah Jerman dan kedutaannya di Jakarta.

"Dalam komunikasi tersebut, Kemlu RI menyampaikan keputusan, bahwa pemerintah Indonesia tidak menghendaki yang bersangkutan kembali ke Indonesia," tegas Retno.

Langkah pelarangan untuk kembali ke Indonesia tersebut dapat ditafsirkan sebagai persona nongrata.

Kemlu sebelumnya menyampaikan protes kepada Kedubes Jerman atas peristiwa tersebut, 20 Desember.

"Sejak awal adanya berita mengenai staf Kedubes Jerman di Jakarta yang mendatangi sebuah organisasi di Petamburan pada 17 Desember 2020, Kemlu RI telah bergerak dan memanggil Kepala Perwakilan Kedubes Jerman untuk meminta klarifikasi dan menyampaikan protes terkait dengan kejadian tersebut," jelas Retno.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala perwakilan Kedubes Jerman membenarkan keberadaan staf kedutaan di sekretariat FPI.

Sponsored

Kepala perwakilan menyampaikan, keberadaan staf kedutaan di tempat tersebut dan pertemuan yang dilakukan atas inisiatif pribadi tanpa mendapatkan perintah atau sepengetahuan pimpinan kedutaan.

"Atas kejadian tersebut, Kepala Perwakilan Kedubes Jerman menyampaikan permintaan maaf dan penyesalannya sebesar-besarnya," lanjutnya.

Lebih lanjut, Menlu Retno menyatakan, Kepala Perwakilan Kedubes Jerman juga menyangkal isi berbagai pernyataan yang disampaikan salah satu pimpinan FPI.

Dia memastikan, insiden tersebut tidak mencerminkan kebijakan pemerintah dan Kedubes Jerman serta menolak tegas kesan kedatangan staf kedutaan itu sebagai bentuk dukungan Jerman terhadap FPI.

"Kedubes Jerman secara tegas menyampaikan dukungan dan komitmen pemerintah Jerman untuk melanjutkan kerja sama bilateral dengan Indonesia untuk melawan intoleransi, radikalisme, dan ujaran kebencian," sambung Retno.

Selain itu, kedutaan menyampaikan bahwa staf tersebut telah diminta kembali ke Jerman untuk mempertanggungjawabkan tindakannya dan memberikan klarifikasi kepada pemerintahnya.

Berita Lainnya