sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Startup asal Indonesia jadi panelis dalam forum PBB

Ini merupakan kali kedua Aruna menjadi studi kasus dalam forum PBB, sebelumnya pada 2020.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Jumat, 07 Mei 2021 08:21 WIB
<i>Startup</i> asal Indonesia jadi panelis dalam forum PBB

Perusahaan rintisan (startup) Indonesia di bidang perikanan, Aruna, berkesempatan menjadi panelis dalam Forum Technology and Innovation for the SDGs (FTI) VI yang dilaksanakan Dewan Ekonomi dan Sosial (ECOSOC) PBB secara daring, 4-5 Mei 2021.

Pada kesempatan tersebut, pendiri sekaligus Chief Corporate Officer Aruna, Utari Octavianty, menyatakan, infrastruktur dan eksposur teknologi menjadi hal krusial dalam membangun bisnis yang berkelanjutan dan tahan banting.

"Memperhatikan aspek people dan planet dalam bisnis sangat penting untuk menjadikan suatu bisnis berkelanjutan yang dapat survive dalam berbagai situasi. Untuk itu, kami membangun sistem yang mengintegrasikan karyawan Aruna dengan para penduduk lokal dengan berbagai keahlian," paparnya dalam keterangan tertulis yang diterima Alinea, Jumat (7/5).

"Di Aruna Site, ada tim yang bernama Local Heroes, yaitu pemuda daerah dengan kapabilitas teknologi yang bekerja sama dengan para nelayan dan juga ibu-ibu pemroses hasil tangkap," sambungnya.

Ini merupakan kali kedua Aruna menjadi studi kasus dalam forum PBB, sebelumnya pada 2020. Hingga kini, sekitar 20,000 nelayan di 13 provinsi se-Indonesia telah bergabung Aruna.

Selain Aruna, forum tersebut juga mengundang para panelis dari negara lain. Delegasi Resilience Capital Ventures, Gillian Marcelle; Riga Tech Girls, Anna Andersone; dan Intel Corporation, Maxine Fassberg, misalnya.

Pada kesempatan sama, Duta Besar dan Wakil Tetap Latvia untuk PBB, Andrejs Pildegovičs, menilai, pandemi membuktikan bahwa masyarakat perlu dilengkapi keterampilan untuk membantu menavigasi lingkungan informasi yang kompleks. "Dan membuat keputusan yang tepat."

Forum STI 2021 mengusung tema "Science, Technology, and Innovation for A Sustainable and Resilient Covid-19 Recovery, and Effective Pathways of Inclusive Action Towards the Sustainable Development Goals." Seperti tahun-tahun sebelumnya, tajuk akan selaras dengan High-Level Political Forum on Sustainable Development (HLPF), yang rencananya berlangsung pada 6-15 Juli 2021.

Sponsored

"Forum STI di sini unik karena mempertemukan berbagai pemangku kepentingan," terang Charge d’Affaires dari Indonesia Mission untuk PBB, Mohammad Koba. "Hanya di sini, begitu banyak regulator, pembuat kebijakan, dan pebisnis yang bergaul dengan inovator, akademisi, dan aktivis. Semua pemain ini memiliki kekuatan untuk membawa inovasi ilmiah ke skala dan memajukan pembangunan berkelanjutan."

Berita Lainnya