logo alinea.id logo alinea.id

Sungai meluber di Bangladesh, 400.000 orang mengungsi

Setidaknya 30 orang dilaporkan tewas sejak banjir melanda Bangladesh mulai pekan lalu.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Jumat, 19 Jul 2019 18:08 WIB
Sungai meluber di Bangladesh, 400.000 orang mengungsi

Hujan membuat sungai-sungai di Bangladesh meluap, membobol setidaknya empat tanggul, merendam puluhan desa dan memicu 400.000 orang mengungsi. Banjir kali ini disebut salah satu yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Para pejabat mengatakan, 23 distrik di utara dan barat laut Bangladesh terendam. Setidaknya 30 orang dilaporkan tewas sejak banjir melanda mulai pekan lalu.

"Pemerintah telah membuka lebih dari 1.000 tempat penampungan sementara, tetapi karena tingginya banjir dan kurangnya komunikasi, banyak orang tidak dapat menjangkaunya," ungkap Raihana Islam, seorang pejabat di distrik Bogra yang terdampak banjir.

Islam menuturkan bahwa sejumlah orang mendirikan tenda di tanggul, jalur kereta api dan jalan raya, memicu kemacetan. 

Selain mengkhawatirkan soal panen, pihak berwenang juga khawatir bahwa banjir akan berdampak pada ternak.

Asia Selatan mengalami hujan muson antara Juni dan Oktober yang sering mengakibatkan banjir di akhir musim, tetapi intensitas banjir di Bangladesh jarang terjadi.

"Tingkat keparahan banjir tahun ini lebih buruk dibandingkan tahun-tahun terakhir," ungkap Ariful Islam, seorang insinyur eksekutif Dewan Pengembangan Air Bangladesh.

Sementara itu, di negara bagian India, Asam, banjir berdampak pada 5,8 juta orang. Namun, seorang menteri di negara bagian itu menyebutkan bahwa situasinya kian membaik menyusul surutnya air.

Sponsored

"Sementara beberapa orang sudah mulai kembali ke rumah mereka, sekitar 70% tetap berada di kamp-kamp bantuan darurat," ungkap Menteri Sumber Daya Air Assam Keshab Mahanta.

Volume air juga turun di negara bagian Bihar, di mana banjir telah menewaskan setidaknya 78 orang.

"Kami sekarang mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah berjangkitnya penyakit," kata Manish Kumar, petugas darurat di distrik di Distrik Sitamarhi yang paling parah dilanda banjir di Bihar.

Di Sri Lanka, dua orang tewas dan lima lainnya dilaporkan hilang menyusul hujan lebat yang memaksa ratusan orang mengungsi.

Pusat Distrik Nuwara Eliya dan Ratnapura adalah yang paling parah terkena dampaknya.

Sumber : Reuters