sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Tak ada kasus coronavirus, Kemenkes: Sistem kita berfungsi baik

Meski tidak ada kasus coronavirus, Kemenkes akan tetap meningkatkan kapasitas kerja terkait SDM dan peralatan.

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 24 Feb 2020 20:11 WIB
Tak ada kasus coronavirus, Kemenkes: Sistem kita berfungsi baik
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kesehatan RI Acep Somantri menyebut, tidak adanya kasus coronavirus jenis baru di Indonesia hingga saat ini merupakan bukti nyata bahwa sistem kesehatan nasional berfungsi dengan baik.

"Hingga hari ini, tidak ada kasus yang dikonfirmasi di Indonesia. Ini membuktikan bahwa sistem kita berjalan dan berfungsi dengan baik," jelas Acep dalam diskusi 'Coronavirus Outbreak' di Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Jakarta, pada Senin (24/2).

Dia menyebut bahwa sejak menerima informasi mengenai penyebaran coronavirus jenis baru, Kemenkes meningkatkan upaya pencegahan dengan mengaktifkan sekitar 200 pemindai termal di setiap bandara, pelabuhan, dan perbatasan darat.

Selain itu, Kemenkes juga menunjuk sejumlah laboratorium nasional di Jakarta sebagai laboratorium rujukan untuk menginvestigasi kasus-kasus terduga coronavirus. Sejauh ini, Acep menyatakan ada lebih dari 120 spesimen dari 41 rumah sakit di 21 provinsi yang telah terbukti negatif coronavirus.

"Kami juga secara teratur mengoordinasikan pertemuan dengan kementerian dan lembaga terkait serta menyelenggarakan pengarahan media harian di Kantor Staf Presiden dan kantor Kemenkes," jelas dia.

Dia menyatakan bahwa Indonesia sudah sejak lama mengembangkan sistem kesehatan nasional dalam hal mencegah, mendeteksi, dan merespons wabah. Meski tidak ada kasus di Indonesia, Acep mengatakan bahwa Kemenkes akan tetap meningkatkan kapasitas kerja terkait keterampilan sumber daya manusia dan peralatan demi upaya pengendalian yang lebih baik.

"Kemenkes berkomitmen untuk bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan negara lain dalam menangani wabah coronavirus jenis baru," ujar Acep.

Menanggapi pesimisme masyarakat mengenai kesiapan pemerintah Indonesia dalam menghadapi coronavirus, Acep menegaskan bahwa Kemenkes memiliki peralatan yang memadai untuk melakukan tes kesehatan.

Sponsored

"Laboratorium kami sudah mendapat akreditasi dari WHO. Selain itu, personel yang melakukan diagnostik telah memiliki pengalaman menangani SARS dan H1N1. Jadi, tanpa ragu, kami memiliki kapasitas dan kemampuan dalam menghadapi wabah ini," lanjut dia.

Berita Lainnya