logo alinea.id logo alinea.id

Tarif AS atas China berfungsi?

Mendag AS mengatakan bahwa Washington sebenarnya tidak ingin menerapkan tarif terhadap barang-barang China.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Kamis, 10 Okt 2019 10:22 WIB
Tarif AS atas China berfungsi?

Tarif telah memaksa China untuk memperhatikan keprihatinan Amerika Serikat. Demikian menurut salinan pidato yang akan disampaikan oleh Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross pada Kamis (10/10).

Ross mengatakan bahwa AS sebenarnya tidak ingin menerapkan tarif terhadap barang-barang Tiongkok, tindakan yang telah memicu perang dagang yang memperlambat perdagangan global, tapi dia menambahkan bahwa kebijakan itu telah memaksa Beijing untuk bertindak.

"Kami tidak menyukai tarif, sebenarnya kami lebih senang untuk tidak menerapkannya, tetapi setelah bertahun-tahun berdiskusi dan tidak ada tindakan, tarif akhirnya memaksa Tiongkok untuk memperhatikan keprihatinan kami," demikian bunyi salinan pidato Ross yang dilihat Reuters.

Ross tengah dalam kunjungan resmi ke Australia.

Para pejabat tinggi perdagangan serta ekonomi AS dan China akan bertemu di Washington pada Kamis dan Jumat (11/10) untuk mencoba mencapai akhir dari perang dagang yang telah berlangsung selama 15 bulan.

Tanpa terobosan signifikan, Trump akan menaikkan tarif pada barang-barang Tiongkok senilai US$250 miliar menjadi 30% dari 25% pada Selasa (15/10).

Mengutip sejumlah sumber, South China Morning Post melaporkan bahwa para negosiator tidak membuat kemajuan dalam negosiasi yang diadakan pada Senin dan Selasa di Washington.

Kedua belah pihak berselisih mengenai tuntutan AS agar China meningkatkan perlindungan terhadap kekayaan intelektual AS, mengakhiri pencurian rahasia dagang dan transfer teknologi secara paksa ke perusahaan-perusahaan China, mengekang subsidi industri dan meningkatkan akses perusahaan-perusahaan AS ke pasar China yang sebagian besar tertutup.

Sponsored