sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Terlibat skandal dengan karyawan, CEO McDonald's didepak

Perusahaan telah melarang atasan memiliki hubungan asmara dengan karyawan langsung atau tidak.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Senin, 04 Nov 2019 09:37 WIB
Terlibat skandal dengan karyawan, CEO McDonald's didepak

Steve Easterbrook (52) dipecat dari jabatannya sebagai CEO dan presiden McDonald's. Dia melanggar kebijakan perusahaan dengan terlibat dalam hubungan konsensual dengan seorang karyawan. 

McDonald's pada Minggu (3/11) mengatakan, Easterbrook yang merupakan kelahiran Watford, Inggris, mendapat penilaian yang buruk. Perusahaan telah melarang atasan memiliki hubungan asmara dengan karyawan langsung atau tidak.

Dalam surelnya ke para staf, Easterbrook mengakui hubungan tersebut dan mengatakan itu adalah sebuah kesalahan. 

"Mengingat nilai-nilai perusahaan, saya setuju bahwa sudah saatnya bagi saya untuk hengkang," kata dia dalam surelnya.

Pemungutan suara dewan McDonald dilakukan pada Jumat (1/11), setelah evaluasi lebih dulu. Juru bicara perusahaan mengatakan bahwa rincian paket pemecatan Easterbrook akan segera dirilis. 

Dalam rilisnya pada Minggu, perusahaan menegaskan bahwa transisi kepemimpinan tidak terkait dengan kinerja operasional atau keuangan perusahaan.

McDonald's berencana untuk mengumumkan laporan pendapatan kuartal III pada Selasa (5/11). Dua pekan lalu, rantai makanan cepat saji itu melaporkan penurunan 2% dalam laba bersih untuk kuartal III karena menghabiskan banyak dana untuk perombakan kedai-kedainya serta memperluas layanan pengiriman. 

Easterbrook bergabung dengan McDonald's pada 1993. Dia menjadi pemimpin cabang Inggris pada 2006, kemudian menduduki kursi presiden untuk wilayah operasi Eropa utara, mengawasi 1.800 kedai.

Pada 2011, Easterbrook meninggalkan McDonald's untuk kemudian menjadi kepala eksekutif Pizza Express dan Wagamama. Namun, pada Juni 2013, dia loncat ke kantor pusat McDonald's di Illinois sebagai global chief brand officer.

Easterbrook menjadi kepala eksekutif pada 2015.

Duda tiga anak ini tercatat pula sebagai anggota dewan direksi Walmart dan CEO Champion for Change untuk Catalyst, sebuah organisasi nirlaba yang berupaya membangun tempat kerja yang cocok untuk wanita.

Pada Minggu, dewan direksi McDonald's menunjuk Chris Kempczinski, mantan presiden McDonald's Amerika Serikat, sebagai CEO dan presiden perusahaan.

Kempczinski bergabung dengan McDonald's pada 2015. 

"Dia bertanggung jawab atas sekitar 14.000 restoran di AS, berperan penting dalam pengembangan rencana strategis dan mengawasi transformasi bisnis di AS yang paling komprehensif dalam sejarah McDonald's," kata Enrique Hernandez, ketua dewan direksi McDonald's.

Sementara itu, merespons penunjukannya Kempczinski menuturkan, "Steve membawa saya ke McDonald's dan dia adalah seorang mentor yang sabar dan membantu," kata Kempczinski tentang Easterbrook, berterima kasih kepadanya atas kontribusinya.

"Tidak akan ada perubahan radikal dan strategis. Rencananya adalah kerja," kata Kempczinski kepada The Wall Street Journal.



Sumber : The Guardian