sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tingkat penularan Covid-19 di Australia melambat

Australia melaporkan sekitar 4.400 kasus coronavirus secara nasional.

Valerie Dante
Valerie Dante Selasa, 31 Mar 2020 19:24 WIB
Tingkat penularan Covid-19 di Australia melambat
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Australia pada Selasa (31/3) melaporkan bahwa tingkat penularan coronavirus jenis baru di negara itu melambat. Namun, para pejabat dan pakar kesehatan memperingatkan agar seluruh pihak tetap waspada.

Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt melaporkan ada sekitar 4.400 kasus coronavirus secara nasional, termasuk 337 pasien yang sudah dinyatakan sembuh.

Hunt menambahkan, tingkat pertumbuhan infeksi baru di Australia melambat rata-rata sebesar 9% selama tiga hari terakhir atau 25-30% dari minggu sebelumnya.

Angka kematian di negara dengan hampir 25 juta penduduk itu mencapai 19.

"Rendahnya angka kematian nasional adalah berkat upaya bersama seluruh warga Australia," jelas Hunt dalam konferensi pers yang disiarkan via televisi.

Negara-negara di seluruh dunia berusaha untuk flatten the curve, atau menekan pertumbuhan infeksi, dengan mewajibkan social distancing dan langkah-langkah pembatasan sosial lainnya.

Peter Collignon, ahli penyakit menular di Canberra Hospital, menilai bahwa pemerintah Australia telah tanggap dalam merespons krisis kesehatan global tersebut dengan menerapkan langkah-langkah social distancing lebih awal.

"Kita bertindak jauh lebih cepat daripada negara-negara lain seperti Italia atau Amerika Serikat," kata dia. "Penularan massal di Australia jauh lebih sedikit dan pemerintah telah menerapkan banyak pembatasan seperti menutup akses perbatasan, menutup bar dan restoran, serta melakukan lebih banyak uji Covid-19."

Sponsored

Beberapa negara bagian di Australia mengumumkan akan menjatuhkan hukuman bagi warga yang melanggar aturan social distancing dan larangan berkumpul lebih dari dua orang. Warga yang melanggar pembatasan tersebut dapat diwajibkan membayar denda hingga US$6.780 atau dipenjara maksimal enam bulan.

Meski ada perlambatan penularan virus, Ketua Australasian College for Infection Prevention and Control Philip Russo memperingatkan agar pemerintah dan penduduk Australia tetap waspada.

Kewaspadaan pemerintah terlihat dari keputusan baru-baru ini untuk memberikan tambahan 34.000 tempat tidur bagi sejumlah rumah sakit demi meningkatkan kapasitas perawatan pasien positif Covid-19.

Menteri Hunt sebelumnya mengatakan bahwa Australia juga akan menerima kiriman lebih dari 5.000 ventilator pada akhir April.

Pemerintah Australia juga berencana untuk menambah pengujian Covid-19, terutama di sekitar area yang berpotensi menjadi klaster penularan seperti Pantai Bondi di Sydney. Pasalnya, awal bulan ini, rombongan orang mengabaikan aturan social distancing dan berbondong-bondong datang ke pantai tersebut.

Seperti banyak negara, kondisi ekonomi Australia terpukul akibat coronavirus jenis baru, mendorong pemerintah untuk menerbitkan beberapa paket stimulus.

Perdana Menteri Scott Morrison menyatakan, 113.000 bisnis telah mendaftar untuk menerima subsidi upah enam bulan, senilai US$80 miliar, yang dirancang untuk mencegah lonjakan angka pengangguran dan menyelamatkan bisnis dari kebangkrutan.

Berita Lainnya
×
img