sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Trump akan pergi dari Gedung Putih jika kemenangan Biden disahkan

Pemerintahan Trump telah memberi lampu hijau untuk transisi pemerintahan yang akan berlangsung.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 27 Nov 2020 13:21 WIB
Trump akan pergi dari Gedung Putih jika kemenangan Biden disahkan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 882.418
Dirawat 138.238
Meninggal 25.484
Sembuh 718.696

Donald Trump mengatakan, akan meninggalkan Gedung Putih ketika lembaga pemilihan mengesahkan kemenangan presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden.

Biden memenangkan Pilpres 2020 dengan 306 electoral college votes (suara electoral college), lebih banyak dari 270 suara yang dibutuhkan untuk memenangkan perlombaan tersebut. Sementara Trump hanya meraih 232 suara.

Trump sejauh ini secara konsisten menolak untuk mengakui kekalahannya. Dia membuat serangkaian klaim tak berdasar tentang dugaan penipuan surat suara dan meluncurkan tuntutan hukum untuk menentang hasil penghitungan suara di sejumlah negara bagian seperti Pennsylvania dan Michigan.

Namun, upaya Trump dan tim kampanyenya untuk membatalkan hasil penghitungan suara di sejumlah negara bagian utama telah gagal.

Berbicara kepada wartawan pada Thanksgiving, Trump mengatakan, jika Biden disertifikasi sebagai pemenang pilpres oleh electoral college, dia akan meninggalkan Gedung Putih.

"Tentu saja saya akan melakukannya," tutur dia.

Meski begitu, Trump menuturkan, kenyataan itu akan menjadi hal yang sangat sulit untuk diterima. Dia menolak untuk mengatakan apakah akan menghadiri pelantikan Biden yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Januari 2021.

Pemerintahan Trump telah memberi lampu hijau untuk transisi pemerintahan yang akan berlangsung. Namun, Trump sendiri masih mempermasalahkan hal tersebut.

Sponsored

"Menurut saya, tidak benar bahwa Biden mencoba memilih kabinet," kata Trump, meskipun pejabat dari kedua pihak tengah bekerja sama untuk mempercepat transisi pemerintahan Biden.

Selain itu, Trump juga mendesak wartawan untuk tidak mengizinkan Biden mendapatkan pujian atas vaksin Covid-19.

"Jangan biarkan dia mengambil pujian atas vaksin karena saya adalah orang yang mendorong percepatan pengembangan vaksin," ujarnya.

Mengenai apakah dia berencana untuk secara resmi mendeklarasikan pencalonannya untuk mencalonkan lagi pada 2024-seperti yang telah diskusikan dengan para pembantunya-Trump mengaku belum ingin membicarakan tentang 2024.

Electoral college akan bertemu pada 14 Desember ketika setiap perwakilan negara bagian menyerahkan hasil penghitungan suara per negara bagian yang telah disertifikasi. Suara kemudian secara resmi akan dihitung oleh Kongres pada 6 Januari 2021.

Sumber : The Guardian

Berita Lainnya