sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Trump: AS putus hubungan dengan WHO

WHO dianggap gagal melakukan reformasi yang diminta.

Valerie Dante
Valerie Dante Sabtu, 30 Mei 2020 15:25 WIB
Trump: AS putus hubungan dengan WHO
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 63749
Dirawat 30834
Meninggal 3171
Sembuh 29105

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan, negaranya akan mengakhiri hubungannya dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Karena mereka (WHO) gagal melakukan reformasi yang diminta dan sangat dibutuhkan, hari ini kita akan mengakhiri hubungan dengan WHO," tuturnya, Jumat (29/5) waktu setempat.

Dia menambahkan, dana yang seharusnya disalurkan untuk WHO akan dialokasikan untuk kebutuhan kemanusiaan lainnya yang mendesak.

Trump menambahkan, dunia membutuhkan jawaban dari China tentang asal-usul coronavirus baru (Covid-19). Dia mengatakan, "Negeri Tirai Bambu" gagal melaporkan informasi lengkap terkait SARS-CoV-2 kepada WHO.

"Pejabat China mengabaikan kewajiban pelaporan mereka kepada WHO dan menekan organisasi tersebut untuk menyesatkan dunia ketika virus pertama kali terdeteksi oleh otoritas China," katanya.

Menurut data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Negeri Paman Sam mencatat 1.719.827 kasus positif Covid-19, termasuk 101.711 kematian, pada Jumat waktu setempat. Angka fatalitas dan kasus infeksi ini merupakan yang tertinggi di dunia.

Trump sebelumnya mengumumkan, menangguhkan pendanaan AS untuk WHO. Pada awal Mei, dia menyatakan, akan secara permanen menarik dana dan mencabut keanggotaan AS jika organisasi tersebut tidak melakukan perbaikan substantif dalam 30 hari ke depan.

Skeptisisme Trump terhadap WHO telah berlangsung selama bertahun-tahun. Dirinya berulang kali mengklaim, organisasi tersebut hanya memanfaatkan dan tidak menjunjung kepentingan AS.

Sponsored

Sejumlah pakar kesehatan dan anggota parlemen AS menyatakan keprihatinan atas langkah ekstrem yang Trump ambil di tengah pandemi.

Presiden American Medical Association (AMA), Patrice Harris, menyebut, keputusan Trump sebagai langkah yang tidak masuk akal dengan dampak yang sangat berbahaya.

"Covid-19 memengaruhi semua orang dan tidak mengenal perbatasan. Seluruh dunia harus bekerja sama untuk mengalahkannya," ucapnya dalam pernyataannya. "AMA mendesak Presiden Trump untuk membatalkan keputusannya dan tidak meninggalkan posisi kepemimpinan AS dalam pertarungan global melawan virus tersebut."

Keputusan Trump juga ditentang sejumlah politikus Partai Republik. Senator asal Tennessee, Lamar Alexander, salah satunya.

"Tentu saja perlu ada penilaian terkait kesalahan yang mungkin dilakukan oleh WHO sehubungan dengan Covid-19, tetapi langkah itu seharusnya diambil setelah krisis berhasil ditangani, bukan saat krisis masih berjalan," kata Alexander. (CNN)

Berita Lainnya