sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Trump sebut Covid-19 akan menghilang

Pemerintahan Trump mendorong sekolah melanjutkan aktivitas belajar tatap muka.

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 20 Jul 2020 18:48 WIB
Trump sebut Covid-19 akan menghilang
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 130718
Dirawat 39017
Meninggal 5903
Sembuh 85798

Florida, Amerika Serikat, telah melaporkan lebih dari 12.000 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Selama hari kelima berturut-turut, negara bagian tersebut mengumumkan lebih dari 10.000 kasus baru per harinya.

Coronavirus jenis baru itu telah merenggut lebih dari 140.000 jiwa di Negeri Paman Sam. Dalam beberapa minggu terakhir, pejabat kesehatan menyatakan bahwa Florida, California, Texas, serta negara bagian selatan lainnya mencatat lonjakan kasus yang signifikan.

Walaupun jumlah kasus terus meningkat, pemerintahan Trump tetap mendorong sekolah untuk melanjutkan aktivitas belajar tatap muka dan menolak mandat federal untuk mewajibkan penggunaan masker di ruang publik.

Trump membela penanganan pemerintahannya terhadap pandemi dalam wawancara dengan Fox News pada Minggu (19/7).

"Semuanya akan berada di bawah kendali," kata dia. 

"Pada akhirnya saya akan benar. Virus itu akan menghilang," imbuhnya.

Para pakar di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah memperingatkan bahwa kasus infeksi dapat meningkat pada musim gugur dan musim dingin tahun ini.

Namun, Trump menyatakan, dia tidak setuju dengan Direktur CDC Robert Redfield yang mengatakan bahwa musim gugur dan musim dingin ini akan menjadi salah satu masa paling sulit dalam sejarah kesehatan AS.

Sponsored

"Saya sendiri tidak tahu dan saya rasa dia (Redfield) juga tidak tahu," kata Trump.

Dalam wawancara pada Minggu kemarin, Presiden Trump menyebut bahwa pakar kesehatan top pemerintah, Anthony Fauci, terlalu khawatir terhadap situasi penyebaran pandemik.

Fauci sebelumnya memang telah memperingatkan, kasus positif bisa segera mencapai 100.000 per hari jika warga AS tidak mengambil langkah yang diperlukan untuk menghentikan penyebaran virus. (Al Jazeera)

Berita Lainnya