logo alinea.id logo alinea.id

Trump setuju kirim 1.000 pasukan ke Polandia

Polandia menginginkan pasukan tambahan untuk mencegah potensi agresi dari Rusia.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Kamis, 13 Jun 2019 08:46 WIB
Trump setuju kirim 1.000 pasukan ke Polandia

Donald Trump berjanji kepada Presiden Polandia Andrzej Duda pada Rabu (12/6) bahwa dia akan mengerahkan 1.000 pasukan Amerika Serikat ke Polandia, sebuah langkah yang diinginkan Warsawa untuk mencegah potensi agresi dari Rusia.

Meskipun Trump dan Duda menunjukkan persatuan yang kuat, namun Trump tidak setuju dengan upaya Duda untuk memaksa beberapa hakim Mahkamah Agung Polandia pensiun, sebuah keputusan yang memicu protes tahun lalu.

"Tidak," kata Trump ketika ditanya apakah dia mendukung upaya Duda melengserkan para hakim.

Trump mengumumkan penempatan pasukan AS di Polandia dalam konferensi pers bersama dengan Duda di Rose Garden, Gedung Putih, tidak lama setelah kedua pemimpin menandatangani deklarasi bersama yang menegaskan kerja sama pertahanan dan menyaksikan jet tempur F-35 pabrikan AS beraksi.

Duda, yang sedang mempertimbangkan menamai instalasi militer AS "Fort Trump," mengatakan gelombang pasukan baru diperlukan karena agresi Moskow sebelumnya terhadap Polandia dan untuk membantu memperkuat ikatan negaranya dengan Barat.

"Rusia sekali lagi menunjukkan wajah kekaisarannya yang tidak baik dan tidak ramah," kata Duda. "Rusia selalu melihat keluar untuk mengambil wilayah kami."

Trump mengatakan bahwa yang akan dikirim ke Polandia akan diambil dari pasukan AS di Jerman yang berjumlah 52.000.

Keputusan Trump ini dinilai tidak hanya mewakili upaya untuk memenuhi kepentingan Polandia, sekutu penting NATO, namun juga tidak terlalu memusuhi Presiden Rusia Vladimir Putin. Karena sejauh ini Trump belum berkomitmen untuk membangun pangkalan militer permanen yang jika benar terjadi diprediksi akan memicu respons Moskow.
 
"Saya berharap Polandia akan memiliki hubungan yang hebat dengan Rusia. Saya berharap bahwa kita akan memiliki hubungan yang hebat dengan Rusia," ungkap Trump.

Sponsored

Sebelumnya, AS telah memiliki pasukan di Polandia sebagai bagian dari perjanjian pada 2016 dengan NATO dalam merespons pencaplokan Crimea pada 2014.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menyambut baik penempatan militer tambahan di Polandia.

"Pengumuman hari ini adalah bagian dari upaya NATO yang terukur, defensif dan proporsional untuk memperkuat pencegahan dan pertahanan kita," katanya.

Duda membantah kemunduran demokrasi ketika ditanya tentang upayanya untuk melengserkan hakim. Dia mengatakan beberapa dari mereka berasal dari era komunis Polandia dan bahwa dia ingin mendepak mereka sebagai bagian dari reformasi peradilan.

"Ini adalah masalah yang sangat kompleks," katanya. "Segala sesuatu yang kami lakukan bertujuan untuk menghentikan orang-orang itu ... Izinkan saya meyakinkan Anda, kebebasan berbicara benar-benar dihormati di Polandia. Polandia sangat menghormati semua standar konstitusi."

Kunjungan Duda ke AS nyaris bertepatan dengan ulang tahun Trump yang jatuh pada 14 Juni. Dan Duda tidak melewatkan kesempatan untuk mengucapkannya langsung kepada Trump dalam resepsi di Gedung Putih.

"Masa jabatan pertama presiden Anda akan menjadi pengantar masa jabatan kedua Anda," kata Duda kepada Trump. (Reuters dan BBC)