logo alinea.id logo alinea.id

Tsai Ing-wen: Taiwan tidak terintimidasi oleh latihan militer China

Latihan militer China digelar pada Senin (15/4). Beijing menyebutnya sebagai kegiatan rutin.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Selasa, 16 Apr 2019 16:42 WIB
Tsai Ing-wen: Taiwan tidak terintimidasi oleh latihan militer China

Presiden Tsai Ing-wen pada Selasa (15/4) mengatakan, Taiwan tidak terintimidasi oleh latihan militer China yang dikecam oleh pejabat senior Amerika Serikat sebagai pemaksaan dan ancaman terhadap stabilitas di kawasan.

Militer Pembebasan Rakyat China mengakui bahwa kapal perang, pengebom, dan pesawat pengintainya melakukan latihan yang diperlukan di sekitar Taiwan pada Senin (15/4). Mereka menggambarkan latihan itu sebagai kegiatan rutin.

"Kami tidak akan membuat kompromi apa pun di wilayah kami, bahkan untuk satu inci. Kami selalu berpegang teguh pada demokrasi dan kebebasan," kata Tsai Ing-wen saat menghadiri peringatan hubungan Taiwan-AS di Taipei. Dia menambahkan bahwa pembelian senjata oleh Taiwan dari AS akan membantu memperkuat kemampuan Pasukan Udara Taiwan.

Menurut Kementerian Pertahanan Taiwan, mereka menyebarkan sejumlah jet dan kapal untuk mengawasi pasukan China pada Senin. Pihaknya menuduh Beijing berupaya merubah status quo Selat Taiwan.

China berulang kali melancarkan gerakan, yang menurutnya sebagai "patroli pengepungan pulau", dalam beberapa tahun belakangan.

Delegasi yang dipimpin mantan ketua DPR AS Paul Ryan berada di Taipei untuk memperingati 40 tahun peresmian Taiwan Relations Act, yaitu undang-undang yang mengatur hubungan AS-Taiwan, dan untuk menegaskan kembali komitmen AS.

Ryan mengatakan AS menganggap setiap ancaman militer terhadap Taiwan sebagai kekhawatiran. Dia mendesak China untuk menghentikan pergerakan seperti itu, dengan menyebut langkah tersebut kontraproduktif.

AS tidak memiliki hubungan resmi dengan Taiwan, namun terikat oleh hukum untuk membantu Taiwan mempertahankan diri dan menjadi sumber utama senjata bagi mereka. (Ant)

Sponsored