sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ukraina akui kisah 'Hantu Kiev' yang tembak 40 pesawat Rusia sebenarnya hoaks

Hantu Kiev adalah legenda pahlawan super, yang karakternya diciptakan oleh orang Ukraina, kata Komando Angkatan Udara Ukraina.

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Senin, 02 Mei 2022 05:27 WIB
Ukraina akui kisah 'Hantu Kiev' yang tembak 40 pesawat Rusia sebenarnya hoaks

Misteri "Hantu Kiev", seorang pilot pesawat tempur Ukraina yang dilaporkan menembak jatuh puluhan pesawat Rusia ternyata hanya mitos. Angkatan Udara Ukraina akhirnya mengakui kabar itu cuma bualan.

Kematian pilot yang diduga dilaporkan oleh media termasuk The Times of London, yang mengidentifikasi "Hantu Kiev" sebagai Mayor Stepan Tarabalka, ayah satu anak berusia 29 tahun.

Tarabalka telah dipuji sebagai pahlawan dan dikreditkan dengan menjatuhkan 40 pesawat Rusia. Namun angkatan udara Ukraina kini mengakui bahwa pilot pahlawan itu hanyalah mitos.

"Hantu Kiev adalah legenda pahlawan super, yang karakternya diciptakan oleh orang Ukraina!" Komando Angkatan Udara Ukraina menulis di Facebook semalam, membunuh rumor tersebut.

Angkatan udara menegaskan bahwa "Tarabalka bukan 'Hantu Kiev', dan tidak menembak jatuh 40 pesawat, sebaliknya mengklaim bahwa karakter hantu itu adalah "gambar kolektif pilot brigade penerbangan taktis ke-40 Angkatan Udara, yang mempertahankan langit Ukraina".

Tarabalka dilaporkan ditembak jatuh pada 13 Maret. The Times of London mengatakan dia terbunuh saat melawan sejumlah pasukan musuh yang "sangat banyak".

Legenda Hantu Kiev menjadi terkenal ketika pemerintah Ukraina secara terbuka memuji pilot anonim yang menembak jatuh enam jet Rusia pada hari pertama perang.

"Orang-orang memanggilnya Hantu Kiev. Dan memang demikian," kata tweet resmi itu, dengan mengatakan dia "sudah menjadi mimpi buruk karena menyerang pesawat Rusia".

Sponsored

Staf Umum Ukraina kemudian men-tweet gambar lain dari pilot pesawat tempur ace di kokpit jet MiG-29-nya dengan wajah tertutup, dengan judul, "Halo, penjajah, aku datang untuk jiwamu!"

Identitasnya tetap menjadi misteri selama ini, bahkan bagi keluarganya, ketika diberitahu tentang kematian orang yang mereka cintai bulan lalu.

"Kami tahu dia terbang dalam sebuah misi. Dan dia menyelesaikan misinya, tugasnya. Kemudian dia tidak kembali. Hanya itu informasi yang kami miliki," kata ayahnya, Evon Tarabalka, dalam sebuah wawancara dengan NPR segera setelah kematian pilot.

"Sejak kecil, dia selalu memimpikan langit, tentang terbang lebih tinggi dari awan," kata ibunya Nahtalia kepada NPR melalui seorang penerjemah.

"Dia akan selalu mengawasi pasukan terjun payung dalam latihan udara mereka. Dan dia akan berlari ke arah mereka untuk mencoba melihat di mana mereka mendarat," tambahnya.

Kisah 'halusinasi' Hantu Kiev viral di media sosial terutama di awal perang Rusia-Ukraina. Media seperti Times of London ceritanya, bahkan ikut mengamplifikasi kisah itu sampai menulis bahwa Mayor Stepan Tarabalka yang tewas adalah sosok 'Ghost of Kiev". Belakangan kesalahan itu diakui, The Times of London meminta maaf atas kesalahan itu.

"Koreksi dan permintaan maaf - Versi sebelumnya dari cerita ini melaporkan kematian "Hantu Kiev" Mayor Stepan Tarabalka sebagai fakta, seperti yang dilaporkan oleh The Times of London. The Herald meminta maaf atas kesalahan tersebut," tulis NZHerald. (Nzherald)

Berita Lainnya