sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Vietnam akan terima 30 juta dosis vaksin AstraZeneca

Pemerintah juga sedang berdiskusi dengan beberapa produsen vaksin termasuk Pfizer-BioNTech, Sputnik V milik Rusia, dan Sinovac dari China.

Valerie Dante
Valerie Dante Selasa, 05 Jan 2021 14:21 WIB
Vietnam akan terima 30 juta dosis vaksin AstraZeneca
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Vietnam mengumumkan akan menerima setidaknya 30 juta dosis vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh AstraZeneca dengan Oxford University tahun ini, pada Senin (4/1).

Berbicara pada konferensi pers di Ibu Kota Hanoi, Wakil Menteri Kesehatan, Truong Quoc Cuong mengatakan, vaksin akan dikirim secara bertahap selama empat kuartal 2021.

Suntikan vaksin AstraZeneca membutuhkan dua dosis dan akan diberikan dengan jeda empat minggu, yang berarti vaksin tersebut akan diberikan kepada 15 juta orang di negara berpenduduk lebih dari 95 juta itu.

Cuong menambahkan, pemerintah juga sedang berdiskusi dengan beberapa produsen vaksin termasuk Pfizer-BioNTech, Sputnik V milik Rusia, dan Sinovac dari China.

Sponsored

Gamaleya Research Institute of Epidemiology and Microbiology, yang memproduksi vaksin Sputnik V dari Rusia, juga telah menunjukkan minat untuk mengembangkan vaksin di Vietnam di bawah perjanjian transfer teknologi dengan perusahaan di bawah manajemen kemenkes.

Cuong mengatakan, sebagai bagian dari inisiatif COVAX yang dipimpin oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Vietnam telah memenuhi syarat untuk mendapatkan dukungan vaksin bagi 16% populasinya.

Negara Asia Tenggara tersebut sejauh ini telah melaporkan 1.494 kasus infeksi Covid-19, termasuk 35 kematian. (Anadolu Agency)

Berita Lainnya
×
img