sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

WHO: Fatalitas Covid-19 di Eropa bisa meningkat 5 kali lipat

Kasus yang dikonfirmasi di 53 negara di "Benua Biru" naik dari 6 juta menjadi lebih dari 7 juta dalam 10 hari terakhir.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 16 Okt 2020 15:21 WIB
WHO: Fatalitas Covid-19 di Eropa bisa meningkat 5 kali lipat
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 410.088
Dirawat 58.418
Meninggal 13.869
Sembuh 337.801

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, kematian akibat coronavirus baru (Covid-19) di Eropa dapat mencapai empat atau lima kali lipat lebih tinggi dari puncaknya pada April. Itu terjadi jika negara-negara tidak memberlakukan tindakan pencegahan yang efektif.

Direktur Regional WHO untuk Eropa, Hans Kluge, mengatakan, "Benua Biru" telah mencatat jumlah kasus mingguan Covid-19 tertinggi karena virus kembali menyebar dengan cepat ke seluruh benua.

"Situasi epidemiologi yang berkembang di Eropa menimbulkan keprihatinan besar dengan kasus harian meningkat dan jumlah pasien yang masuk ke rumah sakit meningkat," katanya, Kamis (15/10).

Selain itu, Kluge menyebut, Covid-19 kini menempati urutan kelima dari penyebab utama kematian di Eropa, menewaskan lebih dari 1.000 orang setiap harinya.

Namun, Kluge mengatakan, tetap ada alasan untuk optimistis karena situasinya tidak sama seperti saat gelombang pertama pandemi dan banyak negara Eropa telah menerapkan kontrol yang lebih ketat.

"Kita mencatat dua hingga tiga kali lebih banyak kasus per hari dibandingkan dengan April, tetapi kematian lima kali lebih sedikit," ujarnya. "Pandemi hari ini bukanlah pandemi yang sama dengan kemarin, tidak hanya dalam hal dinamika penularannya, tetapi juga dalam cara kita sekarang siap menghadapinya."

Kluge menyebut, kasus yang dikonfirmasi di 53 negara anggota organisasi di Eropa telah naik dari 6 juta menjadi lebih dari 7 juta dalam 10 hari terakhir.

Namun, dia menilai, peningkatan kasus harian juga disebabkan peningkatan kapasitas pengujian Covid-19.

Sponsored

Sementara itu, penularan yang lebih besar di antara orang-orang yang lebih muda dan kurang rentan ditambah peningkatan kemampuan rumah sakit menangani kasus yang parah membantu menurunkan tingkat kematian.

Kluge menyatakan, sejumlah penelitian menunjukkan, kematian akibat Covid-19 setiap harinya dapat mencapai lima kali lipat tertinggi sebelumnya pada Januari 2021 jika pemerintah melonggarkan pembatasan untuk jangka waktu berapa pun. Riset yang sama juga menyebutkan, langkah pencegahan sederhana dapat memperlambat peningkatan kasus.

"Pemakaian masker yang sistematis dan umum bersama dengan kontrol ketat terkait pertemuan di ruang publik atau pribadi dapat menyelamatkan hingga 281.000 nyawa pada 1 Februari,” katanya.

Menurutnya, pembatasan yang lebih ketat yang diberlakukan beberapa negara Eropa, dari Belanda, Spanyol, hingga Prancis, adalah langkah yang memang perlu diambil.

"Langkah-langkah itu adalah tanggapan yang tepat dan perlu dilakukan," lanjutnya. (The Guardian)

Berita Lainnya