sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

WHO: Situasi Covid-19 di Eropa masih memprihatinkan

Tujuh dari 10 negara teratas yang paling parah terdampak Covid-19 berlokasi di Eropa.

Valerie Dante
Valerie Dante Rabu, 08 Apr 2020 19:34 WIB
WHO: Situasi Covid-19 di Eropa masih memprihatinkan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 26473
Dirawat 17552
Meninggal 1613
Sembuh 7308

Direktur Regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Eropa Hans P. Kluge mengatakan bahwa situasi Covid-19 di Eropa masih sangat memprihatinkan dan kemajuan yang telah dicapai belum seberapa.

"Peningkatan dalam kasus-kasus Covid-19 di Eropa menjadi gambaran yang sangat memprihatinkan," sebut dia dalam pengarahan media secara virtual pada Rabu (8/4).

Dia mendesak agar pemerintah negara-negara Eropa mempertimbangkan dengan hati-hati sebelum memutuskan untuk melonggarkan langkah-langkah pengendalian penyebaran virus.

"Untuk berpikir bahwa kita mendekati titik akhir adalah hal yang salah. Setiap perubahan dalam strategi respons atau pelonggaran aturan lockdown dan social distancing memerlukan pertimbangan yang sangat hati-hati," sebut dia.

Dia memperingatkan bahwa meskipun angka kematian mulai terlihat stabil di negara-negara yang terpukul parah seperti Italia dan Spanyol, sekarang bukan waktu untuk bersantai.

"Sekarang bukan waktunya untuk bersantai. Sekarang saatnya untuk melipatgandakan upaya kolektif untuk mendorong langkah pencegahan dengan dukungan masyarakat," lanjut Kluge.

Tujuh dari 10 negara teratas yang paling parah terdampak Covid-19 berlokasi di Eropa.

Penasihat senior Dirjen WHO, Bruce Aylward, yang baru kembali dari kunjungan ke Spanyol mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk berbicara tentang optimisme meskipun penyebaran virus di negara tersebut melambat.

Sponsored

Sejauh ini, Spanyol mencatat 146.690 kasus positif Covid-19, naik dari 146.510 pada hari sebelumnya. Dari jumlah itu, sebanyak 14.555 meninggal dan 48.021 pasien dinyatakan sembuh. (The Guardian, Reuters, dan Straits Times)

Berita Lainnya