sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Emas pertama diraih China, karena Covid, pemenang kalungkan sendiri medali

Yang dengan tipis mengalahkan Anastasiia Galashina dari Rusia dan mencetak rekor Olimpiade.

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Sabtu, 24 Jul 2021 11:41 WIB
Emas pertama diraih China,  karena Covid, pemenang kalungkan sendiri medali

Medali emas pertama Olimpiade Tokyo jatuh ke tangan Qian Yang dari China. Atlet berusia 21 tahun itu keluar sebagai juara dalam kompetisi senapan angin 10 meter putri.

Yang dengan tipis mengalahkan Anastasiia Galashina dari Rusia dan mencetak rekor Olimpiade. Medali perunggu jatuh ke tangan penembak Swiss Nina Christen.

Yang dengan gembira mengangkat medalinya selama upacara, bersama dengan karangan bunga kecil. Karena protokol coronavirus, medali diberikan kepada pemenang di atas nampan dan mereka mengalungkannya di leher mereka sendiri. Biasanya, seorang pejabat akan memberikan medali kepada para pemenang.

Mary Tucker dari AS mengambil tempat ke-6 dalam kompetisi. Tidak ada satu pun peraih medali di ajang Rio Games 2016 ini yang bertanding.

Itu adalah hari yang mengecewakan bagi pesaing dari Norwegia. Jeanette Hegg memecahkan rekor Olimpiade selama babak kualifikasi, tetapi akhirnya finis keempat.

Dalam acara tersebut, penembak berdiri 10 meter (hampir 33 kaki) dari target stasioner dan menembaknya dengan senapan angin. Dalam acara menembak lainnya, pesaing menggunakan berbagai jenis senjata api, menembak dari posisi termasuk berlutut atau berbaring di tanah, menembak sasaran dari jarak yang berbeda, atau membidik sasaran yang bergerak.

Sementara kampanye Indonesia di cabang panahan sejauh ini cukup gemilang. Tim panahan beregu campuran yang diwakili Riau Ega Agatha Salsabila dan Diananda Choirunisa berhasil mengalahkan wakil Amerika Serikat, Brady Ellison/Maxkenzie Brown di babak 16 besar. 

Hasil ini membuat Riau dan Choirunisa akan bertarung di perempat final menghadapi pasangan Turki Mete Gazoz/Yasemin Anagoz. 

Sponsored
Berita Lainnya