sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Hati-hati, makanan ini menyebabkan pikun

Lemak jenuh menjadi salah satu makanan yang menurunkan kemampuan otak. Selain itu juga membahayakan sel otak, dan menyebabkan Alzheimer.

Satriani Ariwulan
Satriani Ariwulan Selasa, 20 Mar 2018 13:40 WIB
Hati-hati, makanan ini menyebabkan pikun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Anda mungkin telah lama mengetahui fakta bahwa makanan akan memengaruhi kerja fisik dan pikiran. Bahkan, saat ini banyak makanan mengandung zat adiktif yang dapat melemahkan fungsi otak.

Dilansir dari mydomaine.com, sebuah penelitian yang dibuat Brigham and Women's Hospital menguji lebih dari 6.000 peserta paruh baya secara kognisi dan ingatan tentang makanan yang dikonsumsi selama lima tahun terakhir. Di akhir penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh memiliki kualitas ingatan yang lebih buruk.

Berikut ini adalah beberapa makanan yang harus dihindari untuk mendapatkan kualitas ingatan yang baik. 

1. Lemak jenuh
Lemak jenuh dapat menurunkan kemampuan otak, membahayakan sel otak, dan menyebabkan Alzheimer. Percaya atau tidak, lemak jenuh dapat mengganggu kemampuan otak untuk membuat kenangan baru dalam waktu 10 menit setelah makan. Beberapa makanan tinggi lemak jenuh adalah bacon, sosis babi, mentega, dan keju.

Sponsored

2. Makanan putih
Makanan putih, seperti nasi putih, roti, dan pasta dapat meningkatkan indeks glisemik tubuh dan meningkatkan peradangan di otak, yang mampu membuat Anda lebih sulit untuk mengingat.

3. Minyak terhidrogenasi
Makanan ini dianggap sebagai kelompok makanan paling buruk di dunia, seperti kue yang Anda beli di toko dan makanan yang digoreng. Jenis makanan ini sulit dipecah dalam tubuh, memiliki racun yang mengancam, serta menyebabkan penyakit jantung dan Alzheimer.

4. Gula tambahan
Rata-rata orang Amerika memakan 79 ton gula tambahan per tahun. Hal ini dapat menyebabkan peradangan yang juga merusak saraf. Sebuah studi yang dipublikasikan di Brain, Behavior and Immunity menemukan bahwa sejumlah besar gula dapat menyebabkan peradangan pada bagian pusat kendali memori otak dan memengaruhi kemampuannya untuk berfungsi dengan baik. Selain itu, gula juga makanan yang dapat menyebabkan depresi.

Berita Lainnya

PPKM dan prokes ketat bisa tekan Covid-19

Senin, 25 Jan 2021 22:06 WIB

Rekomendasi drakor Netflix bulan Februari

Selasa, 26 Jan 2021 14:51 WIB

Polri diminta usut motif dana asing ke FPI

Selasa, 26 Jan 2021 13:05 WIB
×
img