logo alinea.id logo alinea.id

Ingin jantung sehat? Hindari permusuhan dengan orang lain

Ada banyak cara sederhana untuk menjaga kesehatan jantung, salah satunya yaitu menghindari permusuhan.

Alia Kirana
Alia Kirana Rabu, 25 Okt 2017 18:03 WIB
Ingin jantung sehat? Hindari permusuhan dengan orang lain

Ada begitu banyak cara yang sudah cukup populer untuk menjaga kesehatan jantung. Misalnya saja berhenti merokok dan aktif secara fisik. Mempertahankan berat badan yang sehat, mengendalikan tekanan darah, dan kadar kolesterol juga merupakan kunci untuk mendapatkan tubuh prima.

Kendati demikian, para periset terus mencari cara tambahan untuk mengurangi faktor risiko penyakit jantung. Berikut adalah empat hal, yang mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya tentang cara menjaga kesehatan jantung, seperti dilansir dari livescience.

1. Meluangkan waktu untuk sarapan

Sebuah penelitian dari Spanyol menunjukkan bahwa menikmati sarapan sehat merupakan strategi sederhana untuk menghindari penyumbatan arteri. Menurut temuan tersebut, orang dewasa setengah baya yang secara teratur melewatkan sarapan pagi dan hanya minum kopi atau jus berpotensi dua kali lebih mungkin terkena aterosklerosis, dibandingkan dengan orang-orang yang biasanya sarapan dengan menu sehat.

Aterosklerosis, atau pengerasan dan penyempitan arteri, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung seseorang.
Orang-orang yang melewatkan sarapan pagi memiliki banyak penumpukan plak di arteri mereka dibandingkan orang-orang yang biasa sarapan, baik dengan porsi banyak atau sedikit.

Para periset menduga bahwa melewatkan sarapan sangat terkait dengan kebiasaan tidak sehat, seperti minum alkohol dan merokok terlalu banyak. Kedua hal tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Penelitian tersebut juga mengungkapkan, orang yang tidak sarapan cenderung mengalami kelebihan berat badan dan memiliki kebiasaan makan yang buruk.

2. Meditasi bisa melindungi jantung Anda

Meditasi mungkin tidak hanya baik untuk menenangkan tubuh dan pikiran, tetapi juga berperan dalam mengurangi risiko penyakit jantung. Demikian menurut sebuah tinjauan dari American Heart Association, 2017.

Sponsored

Dalam tinjauan tersebut, para periset mengidentifikasi berbagai manfaat meditasi bagi jantung. Meditasi dapat dikaitkan dengan penurunan tingkat stres, kecemasan, dan depresi. Stres dan emosi negatif yang terus-menerus bersarang di tubuh dapat membuat Anda terkena penyakit jantung.

Memiliki kualitas dan kuantitas tidur yang baik juga merupakan bentuk meditasi. Kebiasaan tidur yang buruk mungkin berkaitan dengan risiko penyakit jantung yang lebih besar. Kata periset, penelitian lebih lanjut memang diperlukan untuk menentukan apakah meditasi memiliki peran pasti dalam mencegah penyakit jantung.

3. Menghindari permusuhan

Permusuhan memiliki efek negatif terhadap hati seorang wanita. Sebuah penelitian menemukan bahwa permusuhan yang lebih banyak terjadi pada wanita, atau sikap sinis dan tidak percaya kepada orang lain,  berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Sementara itu, wanita yang penuh dengan optimisme memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Periset sekarang menduga bahwa sesuatu yang disebut variabilitas denyut nadi dapat membantu menjelaskan mengapa permusuhan bisa membahayakan jantung wanita. Menurut temuan tersebut, wanita dengan tingkat permusuhan yang lebih tinggi memiliki variabilitas denyut jantung lebih rendah, dibandingkan dengan wanita yang memiliki tingkat permusuhan lebih rendah. Secara umum, variabilitas denyut jantung yang lebih tinggi adalah hal yang baik, kata periset.

4. Mengendalikan kondisi keuangan Anda

Masalah uang mungkin sangat membebani pikiran Anda. Tapi ada satu bagian lain di tubuh yang juga bisa merasakan tekanan keuangan yaitu jantung. Menurut sebuah studi pada tahun 2015, tekanan keuangan dapat memengaruhi kesehatan jantung wanita. Di samping itu, menghadapi kematian orang tercinta atau penyakit yang mengancam jiwa juga dapat meningkatkan kemungkinan serangan jantung pada wanita.

Para ilmuwan tidak tahu bagaimana peristiwa kehidupan yang penuh tekanan berkaitan dengan serangan jantung, namun peningkatan peradangan dan kortisol (hormon stres) mungkin turut berperan.

Jadi, selain menerapkan pola hidup sehat dengan rutin olahraga, makan makanan kaya gizi, serta menghindari rokok dan alkohol, Anda juga perlu menerapkan beberapa hal sederhana di atas. Anda tidak menyangka, kan, bahwa bermusuhan dengan orang lain atau memiliki kondisi keuangan yang ruwet dapat meningkatkan risiko penyakit jantung?