sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Investasi mudah di tengah pandemi

Perlu menyiapkan dana darurat bila sewaktu-waktu harus merogoh kocek.

Firda Cynthia
Firda Cynthia Sabtu, 11 Jul 2020 08:20 WIB
Investasi mudah di tengah pandemi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 527.999
Dirawat 66.752
Meninggal 16.646
Sembuh 441.983

Dalam pengelolaan keuangan pribadi maupun rumah tangga, perlu menyiapkan dana darurat bila sewaktu-waktu harus merogoh keuangan pribadi yang tak sedikit. Terutama di saat pandemi Covid-19 yang telah memicu krisis finansial.

Dana darurat merupakan sebagian uang yang disisihkan dari pemasukan bulanan dan hanya digunakan dalam kondisi darurat, misalnya apabila terkena musibah.

Chief Investment Officer (CIO) FUNDtastic Franky Chandra mengatakan, penting bagi masyarakat untuk mulai mengelola keuangan dan berinvestasi menggunakan platform digital.

Untuk itu, pihaknya mengeluarkan aplikasi FUNDtastic untuk memudahkan nasabah menabung reksa dana, emas, dan produk keuangan lainnya.

Hadir sejak 2018, Franky mengatakan aplikasi ini dapat menjadi wadah masyarakat untuk melek investasi dalam jangka panjang.

"Jadi supaya masyarakat bisa berkenalan dengan investasi dan kami arahkan juga ke pasar uang," jelas Franky kepada Alinea.id, Jumat (10/7).

Sebagai platform digital yang terhitung baru, ia melihat bahwa industri peer to peer lending di Indonesia berpotensi besar untuk berkembang. Sehingga, ia mendesain aplikasi FUNDtastic untuk menyejahterakan masyarakat secara ekonomi (wealth apps).

FUNDtastic juga memiliki fitur “Dompet Pintar” yang dapat membantu pengguna untuk memantau pendapatan dan pengeluaran, hanya dengan menghubungkan akun internet banking dengan aplikasi.

Sponsored

Franky memaparkan, aplikasi FUNDtastic didesain untuk menumbuhkan kekayaan masyarakat, terutama masyarakat status sosial menengah ke bawah.

"Kami lebih mengincar masyarakat middle-low karena ingin memajukan ekonomi dari masing-masing pengguna kita," lanjutnya.

Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 2019, Franky menyebut ada sekitar 50 juta orang dengan pendapatan yang memungkinkan mereka berinvestasi di Indonesia, tetapi hanya 2,3 juta yang menjadi investor.

Sehingga, menurutnya, satu-satunya cara agar membuat 47,7 juta berinvestasi adalah dengan melakukan investasi yang sederhana.

"Jangan sampai mereka baru mulai lalu sudah rugi duluan," sambung Frank.

Tak hanya itu, ia memaparkan bahwa FUNDtastic didesain agar dapat digunakan bagi investor pemula berusia produktif, yaitu 25 hingga 35 tahun. Bisa juga untuk mahasiswa yang ingin memulai atau mencoba-coba berinvestasi (micro investing).

Berita Lainnya