sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kemenparekraf uji coba buka 20 destinasi wisata di Pulau Jawa

Uji coba ini dilakukan sebagai pembelajaran agar destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif dapat kembali dibuka secara bertahap.

Silvia Ng
Silvia Ng Senin, 13 Sep 2021 17:07 WIB
Kemenparekraf uji coba buka 20 destinasi wisata di Pulau Jawa

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di beberapa daerah turun level seiringan dengan penurunan kasus positif Covid-19. Sejalan dengan itu, beberapa destinasi wisata mulai diuji cobakan untuk kembali beroperasi.

Uji coba ini dilakukan sebagai pembelajaran agar destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif dapat kembali dibuka secara bertahap, dengan memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan, keselamatan, serta keberlanjutan lingkungan.

Terdapat 20 destinasi wisata yang tersebar di Pulau Jawa untuk melakukan uji coba tahap pertama. Seluruh destinasi wisata dipilih dengan pemenuhan dua kriteria, yaitu sudah tersertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability), dan seluruh karyawan di destinasi wisata tersebut sudah divaksinasi secara lengkap.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pemerintah berharap agar para pengelola destinasi wisata yang ditunjuk dapat memahami dengan benar hal-hal teknis yang perlu dipersiapkan sebelum membuka kembali destinasi wisata.

“Bagaimana mendapatkan QR code dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yang dapat dipindai oleh pengunjung, penerapan prokes ketat dan disiplin, serta sosialisasi dari aplikasi PeduliLindungi,” katanya dalam siaran pers, Senin (13/9).

Terdapat beberapa hal, jelas dia, yang akan dijadikan bahan evaluasi pembukaan kembali destinasi wisata, yaitu selain penerapan CHSE, juga bagaimana secara end-to-end pengunjung melakukan reservasi pada saat kedatangan dan saat kepulangan.

Kemudian, pihaknya akan meninjau kembali terhadap pengelola destinasi wisata, bagaimana mereka menentukan titik krisis dengan kemungkinan terjadinya pelanggaran prokes, dan potensi penularan Covid-19 yang tinggi di setiap kegiatan dalam destinasi.

“Yang ketiga, durasi dalam aktivitas yang ditawarkan, jarak antar pengunjung, kegiatan yang mengharuskan orang menyentuh benda yang juga disentuh orang lain atau touchless, dan yang terpenting bagaimana penerapan aplikasi PeduliLindungi dalam mengontrol itu semua,” jelas Sandiaga.

Sponsored

Kemenparekraf mendorong pengelola destinasi wisata untuk mempersiapkan satuan tugas (satgas) penanganan Covid-19 dan juga berkoordinasi dengan satgas Covid-19 setempat. Sandiaga berharap, agar prokes yang diuji cobakan ini akan selesai ditinjau kembali dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk langkah selanjutnya.

Per Senin (13/9), jumlah destinasi yang terdaftar memperoleh QR code PeduliLindungi telah mencapai 2.264 penerima, yang berasal dari usaha bar, cafe, hotel, restoran, restoran cepat saji, dan destinasi wisata yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

“Ke depan aplikasi PeduliLindungi akan ditetapkan sebagai gold standard, sebagai standar yang kita harap penggunaannya juga bisa digunakan sampai ke level desa, yaitu desa wisata dan desa kreatif,” ungkapnya.

Berikut lokasi 20 destinasi wisata yang akan diuji coba untuk buka kembali di Pulau Jawa:

1.DKI Jakarta: Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Kampung Budaya Betawi Setu Babakan.

2.Jawa Barat: Taman Safari Indonesia, The Lodge Maribaya, Glamping Lakeside Rancabali, Kawah Putih, Desa Wisata Alemendah, Jbound, dan Saung Mang Udjo.

3.Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta: Grand Maerakaca Taman Mini, TWC Borobudur, TWC Prambanan, Taman Satwa Taru Jurug, Taman Tebing Breksi, Gembira Loka Zoo, dan Hutan Pinusari Mangunan.

4.Jawa Timur: Taman Rekreasi Selecta, Jatim Park 2, Hawai Group, serta Maharani Zoo dan Goa.

Berita Lainnya