sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Keunggulan frozen food sebagai pilihan keluarga

Konsumen juga sudah mulai memahami bahwa frozen food itu tidak melulu soal penggunaan bahan pengawet.

Ghalda Anisah
Ghalda Anisah Selasa, 15 Sep 2020 17:59 WIB
Keunggulan <i>frozen food</i> sebagai pilihan keluarga
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 291182
Dirawat 61839
Meninggal 10856
Sembuh 218487

Belum pulihnya pandemi Covid-19 di Indonesia membuat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan pengalihan aktifitas di rumah mulai diberlakukan lagi. Hal itu bukan penghalang masyarakat untuk menikmati makanan berkualitas seperti di restoran.

Dari PSBB sebelumnya, tren frozen food di kalangan masyarakat meningkat. Makanan beku menjadi salah satu makanan pilihan keluarga selama berada di rumah. 

Hal ini mendorong produksi frozen food dengan kualitas, rasa dan beragam jenisnya tidak kalah dengan hidangan yang ada di restoran. Ini karena frozen food mempunyai beberapa keunggulan tersendiri. Frozen food menjadi pilihan keluarga di masa PSBB, antara lain karena: 

1. Praktis diolah

Untuk bahan kuliner sehari-hari atau keadaan darurat, frozen food bisa jadi pilihan yang tepat karena lebih praktis untuk diolah. Anda bisa mengolah makanan beku siap saji dengan cara digoreng, dikukus, bahkan dapat merendamnya dengan air hangat. Proses pengolahannya cenderung lebih singkat daripada memasak makanan dari bahan mentah. 

2. Tetap bernutrisi

Meskipun mudah diolah, bukan berarti frozen food memiliki nutrisi yang rendah. Beberapa produk makanan siap saji seperti sayuran dan buah beku bahka memiliki nutrisi lebih tinggi daripada makanan biasa. 

3. Tahan lama

Sponsored

Salah satu keunggulan utama frozen food tentunya adalah kemampuan makanan untuk bertahan lebih lama dibandingkan jenis makanan lainnya. Hal ini memungkinkan kita untuk menyimpan stok makanan hingga beberapa bulan ke depan.

Meskipun dapat bertahan lama, frozen food tetap dapat mempertahankan nilai nutrisi yang terkandung di dalamnya, dan kini sudah banyak produk frozen food yang bebas bahan pengawet kimia.

4. Variasi masakan yang beragam

Pilihan menu masakan frozen food kini sudah semakin beragam. Bukan cuma goreng-gorengan, sekarang sudah mulai bermunculan produk frozen food yang menawarkan berbagai macam pilihan masakan mulai dari masakan khas rumahan Indonesia sampai makanan barat.

Jenis frozen food ini biasanya terdiri dari berbagai komponen dalam suatu hidangan yang dibekukan seperti lauk, sayur, dan kuah, dalam satu kemasan secara bersamaan. Misalnya adalah Laukita, produk frozen food besutan aktor Dimas Beck yang menghadirkan berbagai masakan khas Indonesia seperti Oseng Mercon dan Ayam Kecombrang. Selain lebih praktis, jenis frozen food ini juga memungkinkan anda mencoba berbagai variasi hidangan lezat tanpa harus mahir memasak.

5. Lebih higienis

Dalam proses pembuatan dan penyimpanannya di ruang kedap udara, makanan frozen food menghentikan proses pembentukan bakteri dan menjaga kandungan nutrisi di dalam makanan tersebut.

Selain itu, frozen food pada umumnya dikemas dengan sangat baik untuk menjamin kebersihan dan keamanan makanan dari produsen hingga sampai ke tangan konsumen. Pendistribusian frozen food juga sangat diperhatikan, agar bakteri maupun virus tidak masuk ke dalam yang dapat merusak kualitas makanan tersebut.

Menanggapi itu, Founder bisnis kuliner dan katering Umara Group Adhia Absar mengatakan, frozen food sekarang sudah semakin dilirik oleh konsumen sebagai salah satu pilihan makanan yang populer. Apalagi sekarang konsumen juga sudah mulai memahami bahwa frozen food itu tidak melulu soal penggunaan bahan pengawet.

"Misalnya saja di Umara Group sendiri, kami telah mengembangkan produk frozen food yang bebas bahan pengawet dengan kualitas nutrisinya yang masih terjaga, dan kami melihat sambutan yang sangat positif dari konsumen terhadap hal ini,” jelas Adhia dalam keterangan tertulis yang diterima Alinea.id, Selasa (15/9). 

Berita Lainnya

, : WIB

, : WIB

, : WIB