Mengenal jenis-jenis kanker pada anak

Kanker anak adalah kanker yang menyerang anak berusia di bawah 18 tahun

Mengenal jenis-jenis kanker pada anak
ilustrasi pixabay.com

Kanker atau tumor ganas merupakan pertumbuhan sel atau jaringan yang tidak terkendali, terus bertumbuh dan bertambah, serta tidak dapat mati. Di antara sekian banyak jenis kanker, ada kanker yang kerap menyerang anak.

Kanker anak adalah kanker yang menyerang anak berusia di bawah 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Kanker pada anak lebih sulit diketahui, karena anak pada umumnya belum mampu mengemukakan apa yang dirasakan.

Karena itu, mengenali tanda dan gejala kanker pada anak sangat penting, sehingga dapat dilakukan penanganan segera. Berikut ini enam jenis kanker yang sering menyerang anak beserta gejalanya berdasarkan pemaparan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Leukemia
Leukemia
merupakan penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang. Gejala leukemia antara lain pucat, lemah, anak rewel, nafsu makan menurun, demam tanpa sebab yang jelas.

Selain itu terjadi pembesaran hati, limpa, dan kelenjar getah bening, kejang sampai penurunan kesadaran, pendarahan kulit dan atau pendarahan spontan. Anak juga mengalami nyeri tulang yang sering ditandai dengan anak tidak mau berdiri dan berjalan, dan lebih nyaman digendong.

Di samping itu terjadi pembesaran buah zakar dengan konsistensi keras.

Retinoblastoma
Retinoblastoma
adalah tumor ganas primer pada mata yang sering dijumpai pada anak usia di bawah lima tahun. Gejala yang ditimbulkan berupa manik mata berwarna putih, mata kucing, juling, kemerahan, pembesaran bola mata, peradangan jaringan bola mata, dan penglihatan buram.

Osteosarkoma
Osteosarkoma
atau kanker tulang adalah keganasan yang timbul di tulang. Kanker ini ditandai dengan gejala demam, cepat lelah, penurunan berat badan, dan pucat.

Selain itu, anak mengalami nyeri tulang di malam hari atau setelah beraktivitas, nyeri menetap di punggung, pembengkakan, kemerahan dan hangat di area nyeri tulang, patah tulang setelah aktivitas rutin, serta gerakan tulang terbatas.

Limfoma maligna
Limfoma maligna
adalah keganasan primer jaringan getah bening yang bersifat padat. Gejala yang harus diwaspadai antara lain pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, pangkal paha, dan tanpa rasa nyeri.
Gejala lainnya, yaitu anak sesak napas, saluran pencernaan tersumbat, demam, keringat malam, lemah, lesu, nafsu makan berkurang, dan penurunan berat badan.

Karsinoma nasofaring
Karsinoma nasofaring
adalah tumor ganas pada daerah antara hidung dan tenggorokan. Gejala dini yang perlu diwaspadai adalah ingus bercampur darah, pilek dan air ludah kental, hidung tersumbat, mimisan, tuli sebelah, telinga berdengung, nyeri telinga, dan rasa penuh di telinga.

Neuroblastoma
Ini merupakan jenis kanker yang berkembang dari sel-sel saraf yang belum matang pada anak. Gejala yang ditimbulkan antara lain pendarahan di sekitar mata dan mata menonjol, kontraksi pupil, kelopak satu sisi mata menurun, dan mata kering.

Di samping itu, muncul gejala seperti nyeri tulang, perut terasa penuh dan diare, pembengkakan di leher, nyeri, lumpuh, serta gangguan fungsi kandung kemih dan usus.

Apabila anak dicurigai terkena kanker, maka orang tua harus segera membawa anak ke puskesmas, rumah sakit, atau fasilitas kesehatan lainnya. Tujuannya adalah untuk mengonfirmasi apakah gejala yang dijumpai tersebut benar kanker atau bukan. Penemuan dini kasus kanker anak merupakan kunci keberhasilan pengendalian kanker pada anak.


Berita Terkait

Kolom