sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Menjaga anak dari penjahat siber ketika online

Perangkat berbasis internet menawarkan banyak peluang untuk bantu perkembangan anak, namun juga menempatkan anak sebagai target.

Hermansah
Hermansah Selasa, 14 Jan 2020 16:19 WIB
Menjaga anak dari penjahat siber ketika online

Selanjutnya, untuk akun online, pertahanan untuk keamanan dimulai dengan menggunakan kata sandi yang kuat. Hindari penggunaan frasa umum atau informasi yang mudah ditebak seperti tanggal lahir. Sangat dianjurkan untuk mengganti kata sandi secara berkala untuk setiap akun.

Kemudian aktifkanlah Multi-Factor Authentication (MFA) agar akun anak semakin aman. MFA bekerja dengan cara menambahkan langkah ekstra ke proses login untuk memverifikasi identitas. Bentuk MFA biasanya berupa kode unik yang dikirim ke email atau pesan singkat melalu nomor yang didaftarkan di awal. Login dapat berhasil hanya jika kode tersebut sudah dimasukkan. MFA sangat penting terutama untuk akun perbankan.

Jika bicara soal perangkat, ancaman signifikan dapat berasal dari jaringan yang terhubung dengan anak Anda. Jaringan yang dimaksud contohnya adalah Wi-Fi publik yang saat ini dapat sangat mudah untuk ditemui dan diakses. Wi-Fi publik sering digunakan oleh penjahat siber sebagai jembatan untuk mendapat akses ke perangkat yang terhubung dengannya. Pastikan ketika anak atau keluarga ingin menggunakan Wi-Fi publik seperti di restauran, perhatikan dan konfirmasi kembali nama jaringan dengan menanyakannya kepada staff.

6.     Monitor kegiatan

Hal ini penting dilakukan apalagi jika telah melihat tanda-tanda serangan siber di perangkat mereka. Letakanlah perangkat seperti komputer di tempat yang mudah untuk dipantau atau temani mereka ketika sedang online dengan perangkat lainnya.

Bagi yang telah memiliki anak dewasa, pantaulah kegiatan belanja online mereka. Pastikan mereka belanja dari situs yang aman. Pasalnya, penelitian ancaman terbaru dari FortiGuard Labs menunjukkan bahwa platform e-commerce telah mengalami peningkatan serangan, juga peningkatan penipuan skimming kartu untuk mencuri data keuangan.

Itu dia enam tips yang bisa diterapkan untuk menjaga keamanan siber anak ketika menggunakan perangkatnya untuk terhubung dengan jaringan internet. Ingatlah, penjahat siber akan terus meningkatkan strategi mereka untuk menyerang siapa saja, sehingga sangat penting bagi Anda dan keluarga menyadari tentang keamanan siber.

Berita Lainnya