sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pandemi telah mengubah cara berbisnis

Digital/mobile banking adalah banking channel yang paling sering digunakan selama masa adaptasi kebiasaan baru (79%).

Firda Junita
Firda Junita Kamis, 03 Des 2020 12:04 WIB
Pandemi telah mengubah cara berbisnis
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 882.418
Dirawat 138.238
Meninggal 25.484
Sembuh 718.696

Kolaborasi dari berbagai pihak ini dibutuhkan untuk menciptakan ekosistem ekonomi digital di Indonesia.

“Sejalan dengan semangat kokreasi dan kolaborasi, kami bersama-sama dengan mitra menghadirkan kemudahan bagi masyarakat digital savvy Indonesia dalam bertransaksi online melalui fitur Jenius Pay,” ujar Digital Banking Business Product Head Bank BTPN Waasi B Sumintardja, dalam konfrensi pers virtual Jenius Pay, Kamis (3/12).

Setelah diperkenalkan pada 2017, Jenius Pay kini telah bekerja sama dengan 29 merchant untuk membantu masyarakat digital savvy bertransaksi online dengan cara baru secara mudah, cerdas, dan aman. Kolaborasi ini sekaligus mendukung ekosistem ekonomi digital dan transaksi online maupun cashless.

Selanjutnya, Waasi mengungkapkan, selama pandemi dan kondisi working from home, terjadi peningkatan penggunaan Jenius Pay. Jumlah nominal transaksi Jenius Pay meningkat sebanyak 401% dan volume transaksi meningkat sebanyak 212% pada Oktober 2020 dibanding Maret 2020.

Meningkatnya transaksi digital selama pandemi juga terlihat pada Jenius Study: Perilaku Digital Savvy Selama Masa Adaptasi Kebiasaan Baru yang dilakukan pada Mei 2020 kepada 267 responden berusia 16-40 tahun. Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa digital/mobile banking adalah banking channel yang paling sering digunakan selama masa adaptasi kebiasaan baru (79%). 

VP of Product & Growth Kopi Kenangan, Marsela Limesa mengatakan, pandemi telah mengubah cara dunia berbisnis, termasuk cara pelanggan dalam membeli barang konsumsi. Melakukan pembayaran secara digital merupakan salah satu cara yang dipilih pelanggan untuk mengurangi kontak fisik dan melakukan transaksi secara aman.

“Bahkan, 70% transaksi di Kopi Kenangan merupakan transaksi digital atau cashless. Kami menyambut baik kolaborasi dengan Jenius Pay. Kehadiran Jenius Pay di aplikasi Kopi Kenangan merupakan bentuk memberi layanan lebih kepada setiap pelanggan dengan menambah jenis platform digital baru yang bisa mereka pilih saat melakukan pembayaran di aplikasi kami,” imbuhnya.

Kemudian, Head of Partnership and Alliance & Head of Digital Category JD.ID Abraham Luhska Harahap menambahkan, melalui kolaborasi dengan Jenius Pay, pihaknya berharap para pelanggan JD.ID dapat berbelanja serta bertransaksi dengan mudah, aman, dan, nyaman.

Sponsored

Lebih lanjut, Abraham mengatakan, sejak awal pandemi di Indonesia pada Maret 2020, rata-rata penjualan mingguan JD.ID meningkat hingga 50%, jika dibandingkan dengan sebelum masa pandemi tahun 2020.

Tidak hanya itu, pada pelaksanaan festival belanja akhir tahun, Harjoynas, mulai dari 9.9, 10.10, hingga 11.11, JD.ID juga mencatat sederet peningkatan penjualan, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Jumlah pesanan meningkat hingga 60% pada 9-11 November 2020 (periode pelaksanaan Harjoynas 11.11). Groceries & Health Care merupakan salah satu kategori dengan produk yang paling banyak terjual.

Berita Lainnya