sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Peraturan baru pernikahan di Inggris selama pandemi

Upacara pernikahan ini hanya dizinkan hadir sebanyak 30 orang saja.

Cindy Victoria Dhirmanto
Cindy Victoria Dhirmanto Rabu, 14 Okt 2020 07:35 WIB
Peraturan baru pernikahan di Inggris selama pandemi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 406.945
Dirawat 58.868
Meninggal 13.782
Sembuh 334.295

Peningkatan kasus corona yang meningkat di seluruh negeri membuat beberapa negara masih khawatir untuk bertemu secara sosial, tetapi ada pengaturan tertentu yang dikecualikan, salah satunya adalah pernikahan. Upacara pernikahan ini hanya dizinkan hadir sebanyak 30 orang saja. 

Pada 21 September, dilaporkan bahwa kasus Covid-19 di Inggris telah meningkat 4.368 dalam waktu 24 jam, dan peningkatan tersebut stabil dalam beberapa hari terakhir. 

Pada 22 September, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berpidato, akan memberlakukan pembatasan baru. Hal ini termasuk jam malam pada pukul 10.00 malam untuk restoran dan pub yang mengharuskan untuk bekerja dari rumah, jika hal tersebut memungkinkan. Peraturan ini juga berlaku pada pernikahan yang sebelumnya diperbolehkan paling banyak 30 orang yang menghadiri acara tersebut. 

Sebelumnya memang maksimal 30 orang dari dua rumah tangga yang diizinkan untuk bertemu secara sosial atau enam dari berbagai rumah tangga. Namun, perubahan tersebut membuat orang – orang tidak dapat bersosialisasi di taman, pub, dan restoran. 

“Kita perlu bertindak sekarang untuk menghentikan penyebaran virus. Jadi kami menyederhanakan dan memperkuat aturan tentang kontak sosial. Membuatnya lebih mudah dipahami dan ditegakkan oleh polisi. Sangat penting bahwa orang sekarang mematuhi aturan ini dan mengingat dasar-dasarnya-mencuci tangan, menutupi wajah, menjaga jarak dari orang lain, dan mendapatkan tes jika Anda memiliki gejala,” ujarnya pada konferensi pers, Jumat (9/9). 

Johnson juga mengatakan, siapapun yang ketahuan melakukan sosialisasi dalam kelompok yang lebih besar di Inggris akan didenda. Pada Selasa (22/9), Johnson mengumumkan denda untuk pelanggaran pertama akan digandakan menjadi £200. Selain itu, Perdana Menteri Inggris ini juga mengumumkan jumlah tamu pada upacara pernikahan dan resepsi di Inggris akan dikurangi dari 30 orang menjadi 15 orang dan hal ini diberlakukan mulai Senin (28/9). 

Meskipun resepsi pernikahan diizinkan berlangsung di Inggris, mereka hanya dapat melakukannya di tempat aman Covid-19. Peristiwa semacam itu tidak boleh terjadi di rumah atau taman pribadi orang, karena tidak ada tindakan pengamanan yang sama.

Pemerintah menyarankan bahwa sedapat mungkin semua makanan dan minuman harus disajikan oleh staf, sejalan dengan panduan untuk restoran, pub, bar dan layanan bawa pulang dan bahwa tarian tidak boleh diizinkan karena peningkatan risiko penularan. Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di Commons, perdana menteri menambahkan bahwa upacara pemakaman masih diizinkan untuk mengizinkan 30 tamu.

Sponsored

 

Sumber: independent.co.uk

Berita Lainnya