logo alinea.id logo alinea.id

Tips Lebaran: Sisihkan THR untuk investasi

Tunjangan Hari Raya (THR) biasanya dibagikan sebelum lebaran dan bakal ludes untuk keperluan konsumtif. Jangan lupa sisihkan untuk investasi

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Selasa, 14 Mei 2019 03:03 WIB
Tips Lebaran: Sisihkan THR untuk investasi

Memasuki bulan Ramadan, masyarakat Indonesia dihadapkan pada agenda perayaan lebaran di akhir bulan. Umumnya, para pekerja pun menanti tunjangan hari raya (THR) untuk memenuhi kebutuhan perayaan Idulfitri.

Pada perayaan lebaran masyarakat akan disibukkan untuk membeli makanan dan minuman, baju baru, tiket untuk mudik dan lain sebagainya. Semua itu akan menguras isi kantong.

Pemasukan memang bertambah karena memperoleh THR. Akan tetapi, kebutuhan lebaran juga lebih tinggi dari bulan-bulan biasanya. Oleh karena itu, pastikan dengan baik penggunaan THR tersebut agar tidak numpang lewat saja.

Perencana Keuangan dari Zielts Consulting Ahmad Gozali mengatakan, pada prinsipnya mengatur THR sama seperti mengatur gaji bulanan

"Konsepnya sama, yang fixed diprioritaskan dibanding yang variabel," ucap Ahmad saat dihubungi Alinea.id, Senin (13/5).

Ahmad menegaskan, penggunaan uang THR baiknya digunakan untuk pengeluaran tahunan. Pasalnya, THR merupakan penghasilan tahunan yakni setahun sekali.

Lebih lanjut, uang THR dapat diguakan untuk pengeluaran tahunan terkait lebaran seperti mudik, membeli baju baru, zakat tahunan dan sebagainya.

"Karena memang lebaran kita disunahkan untuk merayakannya. Misalnya menggunakan pakaian terbaik, jadi tidak ada salahnya beli baju baru," katanya.

Sponsored

Namun, kata dia, pembelian baju baru tersebut diniatkan untuk merayakan lebaran, bukan untuk ajang pamer atau gengsi. Sehingga, masyarakat tentunya akan membeli sesuai kemampuan keuangannya.

"Lebaran juga identik dengan apa-apa baru, tapi selagi barang lama atau benda lama masih bisa dipakai ya sebaiknya enggak usah beli," katanya.

Selain itu, Ahmad menganjurkan agar masyarakat bisa memanfaatkan uang THR untuk investasi. "Karena THR bisa jadi adalah satu-satunyanya bonus bagi sebagian orang, justru saat yang tepat untuk investasi lho," katanya.

Menurutnya, jika investasi dari gaji rutin masih terasa berat, justru dengan peroleh THR menjadi waktu yang tepat untuk berinvestasi.

"Dapet THR boleh dong sepertiganya dipakai untuk investasi dan dua pertiganya untuk keperluan lebaran," katanya.

Ahmad mengatakan, investasi bisa bermacam-macam instrumennya. "Intinya sih, ada uang lebih ya simpan saja di tabungan untuk cadangan," ujar dia.

Mencari keadilan tragedi kerusuhan 22 Mei

Mencari keadilan tragedi kerusuhan 22 Mei

Minggu, 26 Mei 2019 02:15 WIB
Ambu: Konflik 3 generasi dan adat Suku Baduy

Ambu: Konflik 3 generasi dan adat Suku Baduy

Sabtu, 25 Mei 2019 11:56 WIB