sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tips mengatasi gerakan tutup mulut anak

Dalam situasi ini orang tua harus tetap menjaga jumlah nutrisi yang ditentukan oleh status gizi.

Indah Nawang Wulan
Indah Nawang Wulan Kamis, 04 Feb 2021 09:50 WIB
Tips mengatasi gerakan tutup mulut anak
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

Gerakan Tutup Mulut (GTM) biasanya dilakukan pada anak seperti menutup mulut, menyembur atau melepehkan makanan.

Untuk mengatasi itu, dokter spesialis anak Fatimah Hidayati, memberikan beberapa tips kepada orang tua. Sederhana saja, yakni orang tua harus sabar, tetap memperhatikan aturan makan anak, mengkreasikan menu dan bentuk makanan, dan bisa juga menggunakan alat makan yang menarik perhatian anak.

"Untuk anak yang berusia di atas tiga tahun, orang tua dapat mengajak berbelanja bersama, menyiapkan menu, tak lupa juga perhatikan lingkungan," kata dia dalam webinar yang Rumah Sakit Ibu dan Anak Bina Medika, Rabu (3/2)

GTM merupakan fase normal pemberian makan anak. Untuk itu, dalam situasi ini orang tua harus tetap menjaga jumlah nutrisi yang ditentukan oleh status gizi, terapkan aturan makan, dan berikan nutrisi seimbang kepada anak.

Terkait nutrisi, orang tua harus mengetahui apa yang kurang dari pertumbuhan gizi anak tersebut. Penyesuaian hal tersebut dapat dilihat dari perbandingan tinggi badan dan berat badan atau bisa menggunakan kurva WHO, selebihnya orang tua bisa mengonsultasikannya kepada doket spesial anak. 

Nutrisi lengkap dan seimbang itu berarti terdapat zat gizi makro dan zat gizi mikro. Zat gizi makro di antaranya seperti kabohidrat, protein, lemak, serat, dan air. Sedangkan zat gizi mikro merupakan vitamin, asam lemak omega 3, selenium, seng, dan besi yang dapat menunjang daya tahan tubuh.

“Jadi vitamin saja tidak cukup ya moms,” ujar  Fatimah.

Saat memulai MPASI kepada anak, anak juga akan belajar makan, begitu juga pada aturan makan. Ketika anak sudah mulai duduk tegap saat makan, orang tua bisa memberikan pilihan makanan lain sebagai cemilan agar anak dapat memilih makanan yang mereka suka, begitu pula melatih motoriknya.

Sponsored
Berita Lainnya