sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Aneka cara mengatasi banjir di Jakarta

Aneka cara sudah ditempuh untuk mengatasi problem banjir di Jakarta. Adakah cara yang benar-benar efektif?

Robertus Rony Setiawan Manda Firmansyah
Robertus Rony Setiawan | Manda Firmansyah Jumat, 10 Jan 2020 15:00 WIB
Aneka cara mengatasi banjir di Jakarta

Awal 2020 pun dibuka dengan banjir besar yang menenggelamkan sejumlah titik di wilayah Jakarta. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, sebanyak 31.232 orang terpaksa mengungsi dan 21 orang meninggal dunia.

Menurut ahli meteorologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Armi Susandi, ada pola berbeda dari kejadian banjir di Jakarta pada 2019 dan 2020. Ia mengatakan, tahun ini banjir 70% disebabkan banjir lokal, bukan kiriman.

“Artinya, luapan air berasal dari guyuran hujan dengan intensitas tinggi,” kata Armi saat diskusi bertajuk “Antara Iklim, Naturalisasi, dan Normalisasi” di Hotel Novotel Cikini, Jakarta, Rabu (8/1).

Di sisi lain, tingginya intensitas hujan hingga mencapai 377 milimeter yang berujung banjir di awal 2020, menurut pakar bioteknologi lingkungan dari Universitas Indonesia (UI) Firdaus Ali, perlu menjadi perhatian Pemprov DKI. Sebab, kondisi geografis Kota Jakarta sebagai daerah hilir, dilalui 13 sungai.

Sponsored

“Kita juga menerima banjir kiriman dari hulu sungai-sungai,” ujar Firdaus saat dihubungi reporter Alinea.id, Kamis (9/1).

Infografik banjir. Alinea.id/Dwi Setiawan.

Berita Lainnya