sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Eksistensi bank keliling di tengah pandemi

Nasabah bank keliling kerap mendapat teror karena tak sanggup bayar angsuran semasa pandemi.

Kartika Runiasari
Kartika Runiasari Rabu, 20 Mei 2020 10:44 WIB
Eksistensi bank keliling di tengah pandemi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 28818
Dirawat 18129
Meninggal 1721
Sembuh 8892

Keberadaan bank keliling atau kerap disebut mindring hingga kini masih banyak dicari-cari oleh masyarakat. Hal ini tidak lepas dari sulitnya akses ke lembaga keuangan resmi bagi sebagian masyarakat di Tanah Air.

Data e-Conomy SEA 2019 menunjukkan, ada setidaknya 92 juta penduduk Indonesia yang belum bisa menikmati akses finansial. Jumlah ini setara dengan 19,2% total populasi Indonesia pada 2019 yang mencapai 269 juta jiwa.

Dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2018, juga terlihat tingginya gap kebutuhan utang UMKM yang masih belum dapat dipenuhi perbankan. Setiap tahun bank umum atau konvensional hanya mampu memenuhi kebutuhan utang UMKM maksimal Rp700 triliun.

Sementara setiap tahunnya, UMKM membutuhkan utang sekitar Rp1.700 triliun. Artinya, masih ada kebutuhan utang Rp1.000 triliun yang belum mampu dipenuhi perbankan.

Sponsored

Artikel selengkapnya dapat dibaca disini.

Bank keliling menyasar masyarakat di pedesaan atau perkampungan yang tak tersentuh lembaga keuangan formal. Alinea.id/Oky Diaz.

Berita Lainnya