Korban gempa butuh logistik bayi

Para pengungsi korban gempa bumi di Balaroa, Palu Barat, masih memerlukan bantuan logistik untuk bayi-bayi mereka.

Korban gempa butuh logistik bayi Pengungsi gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, masih membutuhkan bantuan logistik untuk bayi dan balita. /Antara Foto.

Gempa bumi berkekuatan 7,4 skala Richter diiringi tsunami yang melanda Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah merenggut ribuan nyawa. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, korban meninggal akibat bencana alam itu mencapai 2.010 orang.

Saat ini, jumlah pengungsi 82.775 orang. Mereka tersebar di 112 titik pengungsian besar, dengan jumlah 74.044 orang di Sulawesi Tengah dan 8.731 orang di luar Sulawesi Tengah.

Saya menemui tiga ibu muda di salah satu tenda, yakni Sri Rahayu, Hasna, dan Musdalifa. Mereka tengah sibuk memasak untuk anggota keluarga dan para pengungsi lainnya di salah satu tenda. Mereka satu suara, kekurangan logistik untuk bayi-bayi mereka, seperti popok, susu formula, dan bubur bayi.


Berita Terkait